Putra Haji Lulung Guruh Tirta Lunggana yang bertekad lanjutkan tugas dan harapan sang Ayah .

Diupdate pada 29 April, 2024 12:58

Tayang Senin (29/04/2024)

Jakarta-Borneoindonesianews.com,-lahir di Jakarta, 10 April 1985. Saat ini dia telah beristri dan mempunyai dua orang anak Sosok Tirta merupakan Figur yang mirip dengan sang Ayah , Visi kepemimpinannya, daya juang dan kedekatan beliau dengan masyarakat menjadi nilai positif untuk merambah kariernya .

lahir di Jakarta, 10 April 1985. Dan Saat ini dia telah beristri serta mempunyai dua orang anak.
Pria berkacamata itu memiliki sejumlah pengalaman berorganisasi, yakni sebagai Pengurus Pusat Gerak Betawi Indonesia, Mada
Panca Marga (PPM) DKI Jakarta, dan KUAT DKI Jakarta.yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Pemuda Pancasila DKI Jakarta ini merupakan sosok pribadi yang ramah.

Putra kedua dari almarhum Haji Lulung Lunggana bercita- cita meneruskan perjuangan ayahnya untuk membantu mensejahterakan warga di Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat .

Tampak hadir dalam acara Halalbihalal Pemuda Pancasila Jakarta Pusat , Guruh Tirta Lunggana bangga dengan kemajuan ormas ini.

Ketika media menanyakan pandangannya terkait Figur sang ayah, Tirta mengungkapkan, “Lebih tepat disebut saya melanjutkan petjuangan beliau, Selain merupakan orang tua yang baik dan memberi teladan , beliau itu seorang pemberi motivasi, saya bisa merasakan dampaknya saat berada di tengah masyarakat Tanah Abang, dulu Tanah Abang itu seram, sekarang terlihat ramah dan terbuka, Itu merupakan salah satu perjuangan beli si,” kata Guruh Tirta.

Tirta juga mengungkapkan bahwa ayahandanya itu memulai dari Tanah Abang , lalu betkiprah di organisasi dan terjun memasuki dunia politik, Tagline-nya ” Berangkat dari Pasar Tanah Abang menuju Kebon Sirih, dan berakhir menuju Kursi di Senayan.”

“Jejak perjuangan keras seperti ini seharusnya menjadi motivasi masyarakat Tanah Abang, bukan hanya saya, namun kita seharusnya bisa melanjutkan perjuangan beliau,” tuturnya.

Haji Abraham Lulung Linggana merupakan sosok politisi Indonesia yang dikenal memiliki pemikiran “Investasi lingkungan” untuk masyarakat di Tanah Abang.Seiring berkembang nya Tanah Abang sebagai pusat bisnis terbesar di Jakarta, menurut Haji Lulung, seharusnya memiliki kontribusi positif bagi masyarakat setempat.

“Sampai saat ini masyarakat Tanah Abang masih merasa kan manfaatnya, dengan mendapatkan penghasilan tiap bulannya,” jelas Tirta saat wawancaranya dengan media ditengaj acara Halal bihalal Pemuda Pancasila di kampung Bali Tanah Abang Sabtu sore masih berlangsung.

Guruh Tirta menceritakan sang Ayah Haji Lulung adalah sosok politik yang merintis kariernya dari bawah , ketika ayahnya meninggal , remaja Lulung sudah berusaha keras mencoba membantu menghidupkan ibu dan saudara- saudaranya

Seiring usaha dan kerja kerasnya mulai membuahkan hasil, Kehidupan nya mulai berubah, Sejumlah tugas diberikan padanya hingga mengkoordinir keamanan di sekitar an pasar Tanah Abang.

Beriringan dengan penghasilan yang didapatkan , ladang Politikpun mulai terbuka untuknya, beliau mencoba dalam panggung Politik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Amanat Nadional (PAN).

Dengan jalur PPP, Haji Lulung terpilih berturut-turut sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode (2009-2014, & 2014-2019), kemudian konflik internal di PPP membuat Haji Lulung pindah ke PAN, dan Sosok politisi serta tokoh masyarakat Tanah Abang itu meninggal pada tanggal 14 Desember 2021 karena serangan jantung.

Melanjutkan kehadirannya dalam acara Halal Bihalal Pemuda Pancasila di Tanah Abang , Tirta Lunggana mengatakan seharusnya bisa bekerja sama dengan semua ormas yang ada dan elemen masyarakat yang ada di Tanah Abang , Ia juga berharap eksistensi Pemuda Pancasila berdampak positif bagi warga sekitar.

“Saat ini banyak bangunan perkantoran , Hotel, restioran, dan lainnya yang ber diri di Tanah Abang, kita berkolaborasi dengan mereka semua , Da pak positifnya ke masyarakat, kita tidak boleh jadi penonton, tapi harus jadi pe laku,” Tirta menjelaskan apa yang dulu diperjuangkan sang Ayah.

Pindahnya Ibu kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, Di tanggapi Tirta posotif Jakarta menjadi Kota global yang setara dengan kota besar dunia lainnya.

“Kemarin saya sempat nyaleg , Alhamdulilah kurang beruntung , mendapatkan suara 9.600 an , Pada Agustus ini kita akan lihat calon-calon Kepala Daerah di Jakarta yang bagus akan kita dukung,” katanya menutup wawancara dengan awak media.

(Lly)

Editor : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews