Kepsek SMAN 1 Batang Anai Zulbaidah,S.Pd: Lumpur Selimuti Sekolah, Kerugian Capai Rp 3 Miliyar Lebih

Diupdate pada 3 Desember, 2025 2:53

Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com,-Suasana di SMAN 1 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman berubah menjadi pilu pada Kamis (27/11/2025) pagi. Banjir bandang yang datang tiba-tiba merendam seluruh ruangan sekolah, membawa lumpur, material, serta meninggalkan jejak kerusakan yang membuat para guru nyaris tak mampu berkata-kata.

Pagi itu, curah hujan masih mengalir deras. Hujan sejak beberapa hari lalu itu mengakibatkan akses ke sekolah tertutup. akses tak bisa dilalui samasekali. Kondisi ini membuat tak banyak warga sekolah yang bisa masuk. Mereka cuma bisa berdoa dan masih berharap genangan tidak akan menembus bangunan.

Hujan lebat dari Pagi hingga malam dengan insensitas tinggi di Kec. Batang Anai Kab. Padang Pariaman pada hari Kamis, mengakibatkan terjadinya banjir bandang akibat Meluapnya air sungai tersebut menyebabkan beberapa daerah tergenang air sungai termasuk kawasan Sekolah yaitu SMAN 1 Batang Anai.

Hingga pada Kamis Subuh, air banjir bandang dari korong Salisikan dan Korong Kuliek dan di tambah air dari Batang Anai meluap sampai ke dalam sekolah, seluruh ruang sekolah tergenang air dan lumpur pada perisitwa tersebut.

Kepala SMAN 1 Batang Anai Ibu Zulbaidah,S.Pd mengatakan Banjir Terjadi Pada Kamis Subuh, Dan disekolah kami ini ketinggian air mencapai 2 Meter, Seluruh ruang sekolah terbenam banjir yang mengandung lumpur.

Kondisi seluruh ruangan kelas dan Kantor serta labor yang ada di SMAN 1 Batang Anai penuh dengan lumpur. Dengan ketinggian lumpur, setinggi lutut orang dewasa.

Mulai dari pintu gerbang masih penuh dengan lumpur, dan saat ini kami sedang menunggu alat berat, untuk mengangkut dan membersihkan lumpur yang ada di SMAN 1 Batang Anai.

“Alhamdulillah kemarin sudah ada bantuan alat berat dari Polda Sumbar, tapi belum sepenuhnya terbersihkan, baru hanya sekitar 5 persen, belum semaksimalnya”.ucap Kepala sekolah.

Pada hari pertama sekolah, kami minta 5 orang perwakilan siswa perkelas untuk ikut membantu membersihkan kelas masing-masing. Ini baru swadaya kami untuk membersihkan, belum ada bantuan dari pemerintah yang berarti untuk sekolah kami. Kami saat ini hanya menunggu alat berat yang akan datang.

Semua aset sekolah itu terendam oleh banjir, kami belum bisa mendata secara penuh berapa kerugian, tapi kami hanya bisa perkirakan sekisar 3 Miliyar, Tapi belum di cek satu persatu aset elektronik yang ada.

Pada Hari Senin (01/12/2025) pagi warga sekolah baik guru dan siswa berjibaku untuk membersihkan ruangan dan gedung sekolah dari sisa-sisa lumpur dan genangan air pasca banjir, dan semoga peristiwa ini tidak terjadi lagi ke depannya.

Dimohon kepada intansi terkait agar cepat menindaklanjuti tentang sarana prasarana di SMAN 1 Batang Anai, karena Siswa Akan mengadakan Ujian Akhir Semester. Semoga Sekolah SMAN 1 Batang Anai dapat melaksanakan kegiatan seperti biasa.

(Z).

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews