Di Hadapan Bupati Cirebon, Padepokan Santri Makom Albab Diresmikan

Diupdate pada 18 Februari, 2026 2:26

Tayang Rabu, (18/02/2026)

Cirebon-Borneoindonesianews.com,- Selasa 17 Februari 2026 Di bawah spanduk hijau bertuliskan Padepokan Santri Makom Albab, peresmian digelar sederhana namun khidmat. Momen ini menjadi penanda lahirnya ruang baru untuk belajar, bertumbuh, dan mengabdi.

Acara dihadiri jajaran pengurus dan tokoh setempat, di antaranya Pembina Makom Albab Dr. Ir. KH. Sangudi Muhammad, MM., KH. Sanedi, serta Bupati Cirebon selaku Ketua Dewan Pembina Drs. KH. Imron Rosyadi, M.Ag yang memberikan doa dan restu atas berdirinya padepokan tersebut.
KH. Sangudi menegaskan pentingnya menjaga ruh perjuangan dan kekompakan organisasi. Menurutnya, kekuatan lembaga terletak pada keikhlasan dan kebersamaan anggotanya. Ia berharap padepokan menjadi pusat lahirnya gagasan baru serta penguatan nilai keislaman dan ukhuwah.

KH. Imron Rosyadi menyampaikan bahwa padepokan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan komitmen menjaga nilai keilmuan, akhlak, dan kebersamaan. Ia menekankan pentingnya pertemuan rutin yang terprogram, seraya mengingatkan falsafah: “Kebaikan yang tidak terorganisir bisa dikalahkan oleh kejahatan yang terorganisir.” Padepokan, katanya, harus menjadi rumah untuk belajar, memperbaiki diri, dan memperkuat silaturahmi.
Ia juga menyebut tempat ini akan difungsikan sebagai ruang diskusi, silaturahmi, dan penyerapan aspirasi masyarakat. Terkait ekonomi kreatif, Pemkab Cirebon membuka peluang kerja sama jika ada pengurus yang bergerak di sektor tersebut.

Ketua Makom Albab Cirebon, Drs. H. Bambang Idris, S.Pd, menyatakan padepokan hadir untuk menjawab kebutuhan pembinaan generasi muda. Selain mengajarkan ilmu, lembaga ini diharapkan membentuk akhlak, kepedulian sosial, dan kemandirian ekonomi.
Bendahara Makom Albab, Afriza Zayyed Al Pedro, melaporkan sejumlah kegiatan sosial yang telah dilakukan, seperti santunan yatim dan dhuafa, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi pangan alternatif berbahan sorgum di Desa Ciledug Wetan.

Menjelang Ramadan, Makom Albab juga menyiapkan buka puasa bersama di empat titik, dengan puncak kegiatan direncanakan di Pendopo Dauwan, Kabupaten Cirebon.

Dalam kesempatan itu, pengurus turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Cirebon atas dukungan moral dan fasilitasi kegiatan sosial.

Spanduk bertuliskan Masa Khidmat 2025–2030 menjadi penanda komitmen jangka panjang Makom Albab. Peresmian ini menegaskan semangat kebersamaan dan nilai keislaman yang terus tumbuh, dengan harapan besar bagi umat dan generasi mendatang.

( R Slamet )

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews