Diupdate pada 28 Juni, 2026 10:45
Tayang Senin, (29/06/2026)
Landak Kalbar –Borneoindonesianews.com,-Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Kirab Budaya Grebeg Suro 2026 yang digelar oleh Paguyuban Jawa Kabupaten Landak (PJKL), Sabtu (27/6/2026). Ratusan peserta dari berbagai kalangan memadati jalur kirab dengan mengenakan pakaian adat dan menampilkan beragam kesenian tradisional, menjadikan kegiatan tersebut sebagai pesta budaya yang sarat nilai persatuan.
Kirab budaya tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Landak, Eriani, bersama Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB), Dr. Purwanto, SH., MH. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Landak.
Tidak hanya diikuti warga keturunan Jawa, kirab budaya juga melibatkan berbagai organisasi lintas etnis yang ada di Kabupaten Landak. Kehadiran peserta dari beragam suku dan budaya menunjukkan kuatnya semangat toleransi serta persaudaraan yang terus terjaga di Bumi Intan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Grebeg Suro PJKL Tahun 2026, Teguh menyampaikan bahwa Tradisi Grebeg Suro merupakan agenda tahunan masyarakat Jawa yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Menurutnya, Grebeg Suro tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkokoh persaudaraan, serta memperkenalkan kekayaan budaya Jawa kepada masyarakat luas. Tahun ini, rangkaian kegiatan sengaja melibatkan organisasi lintas etnis sebagai simbol bahwa budaya merupakan perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Landak.
“Kami berharap Tradisi Grebeg Suro dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi sebagai warisan budaya yang mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan toleransi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya mampu menjadi jembatan persatuan bagi seluruh masyarakat,” ujar Ketua Panitia dalam laporannya.
Wakil Bupati Landak, Eriani, mengapresiasi penyelenggaraan Grebeg Suro yang dinilai tidak sekadar menjadi agenda pelestarian budaya, tetapi juga menjadi media mempererat persatuan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan berbagai organisasi lintas etnis dalam kirab budaya menjadi bukti bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dirawat bersama.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Landak, kami mengapresiasi Paguyuban Jawa yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Grebeg Suro bukan hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga memperlihatkan semangat persatuan dan kesatuan masyarakat dari berbagai latar belakang etnis di Kabupaten Landak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB), Dr. Purwanto, SH., MH., menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti rangkaian Grebeg Suro Tahun 2026.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Landak atas dukungan dan perhatian yang diberikan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan meriah.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Landak yang terus memberikan ruang bagi pelestarian budaya. Kegiatan seperti ini bukan hanya milik masyarakat Jawa, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Kalimantan Barat sebagai media memperkuat persatuan dalam keberagaman,” ungkap Dr. Purwanto.
Selain kirab budaya yang menjadi daya tarik utama, rangkaian Grebeg Suro 2026 juga dimeriahkan dengan pertunjukan Wayang Kulit semalam suntuk, yang menjadi hiburan sekaligus sarana pelestarian seni budaya Jawa. Pementasan wayang diharapkan menjadi media edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan budaya leluhur.
Melalui penyelenggaraan Grebeg Suro, Paguyuban Jawa Kabupaten Landak bersama Paguyuban Jawa Kalimantan Barat berharap tradisi budaya dapat terus lestari sekaligus menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan antar-etnis di Kalimantan Barat. Semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi fondasi dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan inklusif. (tim liputan).
Editor Utama : Robet T. Silun
Pewarta: Rudi Dewa Korwil Kalbar






