Diupdate pada 2 Juli, 2026 7:19
Tayang Kamis, (02/07/2026)
Bungo-Borneoindonesianews.com,-Dalam kurun lebih kurang tiga bulan sejak bertugas, Menjabat Kasat Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo berhasil mengamankan 64.Orang yang diduga sebagai penyalahgunaan Narkotika jenis sabu di Wilayah Hukum Kabupaten Bungo.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Resnarkoba Polres Bungo, AKP Panji LazuardiLazuardi, S.H.,M.H, mewakili Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.I.K, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (2/7/2026).
AKP Panji menjelaskan, Sejak 31.maret hingga 29.juni 2026,pihaknya telah mengamankan sebanyak lebih kurang 64 orang terdiri dari 59 laki-laki dan 5 Perempuan,yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika.
“Kami berkomitmen untuk membersihkan Kabupaten Bungo dari penyalahgunaan Narkotika. Tidak ada toleransi ataupun pengecualian, siapa pun yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlakuberlaku,” tegasnya.
Menurutnya, Narkoba adalah ancaman serius bagi generasi bangsa, sehingga pemberantasannya menjadi prioritas Polres Bungo. Ia juga mengakui bahwa penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Kabupaten Bungo masih menjadi perhatian serius,bahkan diduga
telah menyasar kekalangan usia dibawah umur.
Untuk itu, AKP Panji mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para guru,hingga para Orang tua untuk bersama-sama berperan aktip dan turut serta dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.
“Apabila masyarakat mengetahui adanya peredaran, bandar dan penyalahgunaan narkotika, kami harap untuk dapat melaporkan ke Polres Bungo.
Kerja sama masyarakat sangat kami butuhkan dalam upaya menciptakan Kabupaten Bungo yang aman dan bersih dari Narkoba,”ujarnya.
Ia menambahkan, Polres Bungo membuka ruang seluas- luasnya bagi masyarakat yang ingin memberi informasi terkait peredaran Narkotika, informasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Menurut AKP Panji, keberhasilan memberantas narkoba tidak hanya berdampak pada keamanan dan keselamatan masyarakat, tetapi juga akan menciptakan iklim investasi yang lebih baik sehingga dapat mendukung pembangunan dan pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bungo.
“Kami siap menerima laporan dari Masyarakat dalam waktu 24 jam,Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Kabupaten Bungo terbebas dari peredaran Narkotika,” Pungkasnya.
(Abdul Kahar)






