Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Siap Cetak Sejarah Sport Tourism di Pantai Katapiang

Diupdate pada 8 Juli, 2026 11:43

Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com-Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menghadirkan inovasi di sektor pariwisata dan olahraga melalui event Padang Pariaman Barefoot Running 2026 yang akan digelar pada 1 Agustus 2026 di .

Ajang ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda unggulan sport tourism daerah sekaligus mencatat sejarah sebagai event lari tanpa alas kaki pertama di Pulau Sumatera.

Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, pemerintah daerah menghadirkan konsep unik dengan mengajak peserta berlari di atas hamparan pasir pantai tanpa menggunakan alas kaki. Pengalaman tersebut dipadukan dengan keindahan panorama pesisir Pantai Katapiang yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Padang Pariaman.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, , menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari strategi promosi pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat.

“Event ini merupakan perpaduan antara olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta sekaligus memperkenalkan potensi wisata Pantai Katapiang kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Pada pelaksanaannya, panitia menyiapkan dua kategori lomba, yakni Championship 5 kilometer dan Fun Run 3,5 kilometer. Rute perlombaan akan dimulai dan berakhir di kawasan yang berada di sepanjang pesisir pantai.

Konsep barefoot running dipilih karena dinilai mampu memberikan pengalaman berlari yang lebih alami, sehat, dan menyatu dengan alam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Tidak hanya lomba lari, event ini juga akan diramaikan dengan pameran UMKM, hiburan, serta berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat dan komunitas lokal. Kehadiran kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di kawasan wisata.

Anton menambahkan, pihaknya terus mematangkan berbagai persiapan agar pelaksanaan kegiatan berjalan aman, nyaman, dan meriah.

“Kami mengajak masyarakat, komunitas lari, generasi muda, hingga wisatawan dari berbagai daerah untuk menjadi bagian dari sejarah barefoot running pertama di Sumatera. Ini bukan sekadar lomba, tetapi momentum untuk memperkenalkan Padang Pariaman sebagai destinasi sport tourism yang baru dan menarik,” katanya.

Dengan mengusung semangat olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Padang Pariaman Barefoot Running 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai destinasi wisata olahraga di Sumatera.

(Meihizra)

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews