Diupdate pada 11 Agustus, 2026 9:57
Tayang Selasa, (11/08/2026)
PURUK CAHU-Borneoindonesianews.com,– *Pemerintah Kabupaten Murung Raya* mendorong penguatan *Pengarusutamaan Gender / PUG* di setiap sektor pembangunan daerah. Hal ini dinilai penting agar perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan serta manfaat pembangunan secara adil.
Hal tersebut disampaikan *Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya Sarwo Mintarjo* saat mewakili *Bupati Heriyus, S.E.*, dalam kegiatan *Advokasi Penguatan Kelompok Kerja PUG dan Pelembagaan PUG* Tahun 2026 di Aula Bapperida, Selasa (11/8/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut *Kepala DP3ADaldukKB Pirman Prihatin, SKM., MM.*, sejumlah *Kepala OPD*, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sarwo Mintarjo menyampaikan bahwa kesetaraan gender merupakan amanat peraturan perundang-undangan dan bagian penting dalam pembangunan. *Pokja PUG* memiliki peran strategis sebagai penggerak dan koordinator dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas dan partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat pengarusutamaan gender,” ujarnya.
Sarwo menambahkan, penguatan PUG sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju *Indonesia Emas 2045*, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.
Berdasarkan data, masih terdapat kesenjangan gender di Murung Raya pada aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Untuk itu Pemda mendorong seluruh perangkat daerah agar tidak menjadikan PUG sebagai tanggung jawab satu dinas saja.
“PUG merupakan strategi pembangunan untuk mengatasi ketimpangan gender dan meningkatkan kualitas pembangunan yang inklusif dan responsif. Ini bukan hanya menjadi urusan Dinas P3A, tetapi harus diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan setiap perangkat daerah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Pokja PUG, komitmen perangkat daerah, serta penyediaan *data terpilah gender dan anak* sebagai dasar penyusunan kebijakan yang adil dan inklusif.
“Pertemuan ini bukan hanya sebuah pertemuan tanpa tindak lanjut. Saya berharap hasilnya dapat ditindaklanjuti oleh kita semua sehingga memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Murung Raya,” pungkas Sarwo. (Helmi)
Editor Utama : Robet T. Silun






