Diupdate pada 14 Agustus, 2026 1:09
Tayang Jum’at, (14/08/2026)
ROKAN HULU-Borneoindonesianews.com-Polsek Bonai Darussalam bersama Satgas Satria Kresna Bonai Darussalam terus memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah preventif dilakukan melalui patroli bersama ke sejumlah kawasan yang dinilai rawan di Kecamatan Bonai Darussalam.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Apel persiapan dan pemberangkatan dipimpin Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H. di Lapangan PT Bina Daya Bentala, Desa Kasang Padang.
Patroli ini melibatkan unsur TNI, Polri, Satgas Satria Kresna, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari perusahaan dan kelompok tani.
#### *Sasar Lokasi Rawan dan Edukasi Warga*
Personel menyusuri lokasi rawan Karhutla di Desa Kasang Padang dan Desa Bonai. Selain memantau kondisi kawasan dan lahan, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat dan pemilik lahan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Kapolsek Boai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso menegaskan pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab bersama.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka atau membersihkan lahan karena dapat menimbulkan dampak luas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.
#### *Sosialisasi Maklumat dan Perkuat Pelaporan*
Petugas juga menyosialisasikan Maklumat Forkopimda Provinsi Riau tentang larangan pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan serta konsekuensi hukum terhadap tindakan pembakaran.
Untuk mempercepat penanganan, Satgas Satria Kresna turut menyebarkan nomor kontak kepada masyarakat. Hal ini diharapkan mempercepat penyampaian informasi dan respons petugas jika ditemukan titik api.
Selain itu, personel memasang spanduk larangan Karhutla di titik-titik strategis sebagai pengingat kepada masyarakat.
Komitmen Sinergitas Lintas Sektor*
Patroli bersama ini melibatkan Polsek Bonai Darussalam, Koramil 10/KDS, Satgas Satria Kresna, MPA Desa Bonai dan Desa Kasang Padang, serta RPK dari perusahaan dan kelompok tani. Kolaborasi ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah perkebunan dan lahan yang butuh pengawasan berkelanjutan.
Kapolsek menegaskan pihaknya akan terus melakukan patroli, sosialisasi, dan pemantauan wilayah secara berkala.
“Kami akan terus membangun sinergi dengan TNI, Satgas Satria Kresna, perusahaan, kelompok tani dan masyarakat. Semakin cepat potensi Karhutla diketahui dan dilaporkan, semakin cepat pula langkah pencegahan dan penanganannya dilakukan,” tegasnya.
Hasil patroli yang berakhir pukul 12.00 WIB tersebut terpantau aman dan kondusif. Masyarakat dan pemilik lahan telah menerima sosialisasi serta imbauan larangan pembakaran.
Upaya ini merupakan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan Kecamatan Bonai Darussalam tetap aman dari ancaman Karhutla.
(Humas Polres Rohul/EP)
Editor Utama : Robet T. Silun





