Diupdate pada 26 Agustus, 2026 6:44
Tayang Rabu, (26/08/2026)
ROKAN HULU-Borneoindonesianews.com-Polemik rencana pembangunan Sekolah Dasar (SD) melalui swadaya masyarakat di Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, mendapat klarifikasi dari Kepala Dusun (Kadus) 1 Taman Baru, P. Lumbangaol.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan SD muncul dari hasil musyawarah warga Dusun 1 dan Dusun 2 pada tahun 2014. Musyawarah dilakukan karena minimnya fasilitas sekolah dan jarak tempuh dari pemukiman yang jauh.
Iuran Rp400 Ribu/KK, Hanya 15 KK yang Lunas*
Pada 2015 warga sepakat mengumpulkan iuran sebesar Rp400.000 per Kepala Keluarga (KK) untuk pembangunan sekolah sekaligus menyiapkan lahan dan bangunan.
Namun kesepakatan itu tidak berjalan maksimal. Dari sekitar 80 KK di Dusun 1 Taman Baru RT 18, 03, 01, 04, dan 01, hanya sekitar 15 KK yang telah melunasi iuran. Sebagian warga lainnya belum melunasi hingga saat ini.
“Dana yang terkumpul sekitar Rp14 juta digunakan sebagai DP pembayaran lahan untuk sekolah. Sekarang pemilik lahan meminta pelunasan, sementara iuran warga sudah terhenti sejak tahun 2019,” ujar P. Lumbangaol.
Ia juga meluruskan kabar yang beredar. “Isu yang menyebut jumlah KK mencapai 2000 dan semua sudah melunasi pembayaran itu tidak benar. Kami ada catatan siapa saja warga yang telah membayar iuran pembangunan sekolah tersebut,” tegasnya.
Lahan Sekolah Juga Digunakan untuk KDMP*
Terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di atas lahan yang sama, Kadus menjelaskan hal itu merupakan program strategis nasional.
“Pembangunan gedung KDMP di lahan sekolah ini merupakan hasil musyawarah bersama warga. Biaya pembangunannya dari pusat, kita di daerah hanya menerima bangunan saja. Lahan sekolah yang tersedia juga masih luas,” jelasnya.
Warga Diminta Cek Data ke Kantor Desa*
P. Lumbangaol mengimbau warga agar tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya.
“Jika warga ingin mengetahui penjelasan terkait pembangunan sekolah swadaya ini, bisa langsung datang ke Kantor Desa Puo Raya. Kita akan memberikan penjelasan serta data-data yang ingin diketahui,” pungkasnya.
(EP)
Editor Utama : Robet T. Silun






