Diupdate pada 1 September, 2026 8:02
Tayang Selasa, (01/09/2026)
Bungo-Borneoindonesianews.com,-Tak ada ruang bagi personel yang melanggar dan mencoreng marwah institusi.pesan tegas ini kembali ditunjukan Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino.S.I.K., saat memimpin langsung Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)terhadap AIPDA Aviv Muharman Hakim,NRP :85090599.pada Senin (31/8/2026)
Upacara yang berlangsung di Lapangan Hijau Polres Bungo tersebut menjadi penegasan bahwa disetiap pelanggaran yang dilakukan anggota polri memiliki konsekuensi dan tidak akan dibiarkan begitu saja.
Prosesi PTDH berlangsung tegas, Setelah pembacaan surat krputusan PTDH,tanda pangkat dan baju dinas kepolisian dilepas dari personel yang di berhentikan.Momentun tersebut menjadi simbol berakhirnya status kedinasan yang bersangkutan sebagai anggota polri.
Dalam Amanatnya,AKBP Zamri Elfino menyampaikan pesan keras kepada seluruh persinel Polres BungoBungo dan jajaran,Kapolres menegaskan,pemberian sanksi berat merupakan bukti bahwa pumpinan tidak mengenal istilah tebang pilih dalam penegakan disiplin dan kode etik profesi polri.
“Pemimpin tidak pernah tebang pilih dan tidak segan-segan memberikan sanksi yang berat kepada personelnya apabila merusak tatanan institusi polri serta mencoreng nama baik polri. segala bentuk pelanggaran akan mendapatkan konsekuensinya atas perbuatannya,” tegas AKBP zamri.
Ia meminta seluruh personel menjadikan pelaksanasn PTDH tersebut sebagaibperingatan keras sekaligus pembelajaran.
Jangan sampai ada lagi anggota yang terjerumus dalam pelanggatan maupun tindak pidana yang pada akhirnya tidak hanya merugikan diri sendiri.tetapi juga mencoreng nama besar institusi polri.Kapolres bahkan berharap Upacara PTDH ini menjadi yang terakhir di lingkungan Polres Bungo.
Penekanan keras juga disampaikan kepada seluruh personel agar tidak melibatkan diri dalam kegiatan ilegal.termasuk Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI),Penyalahgunaan narkoba,kasus asusila maupun penyalahgunaan wewenang. Hendaknya tidak ditemukan di Polres Bungo,”tegasnya.
Bagi Kapolres Bungo,seragam dan pangkat Polri bukan sekedar simbol,Dibaliknya terdapat tanggungbjawab besar untuk menjaga kehormatan institusi.kepercayaan masyarakat dan nama baik Kepolisian Republik Indonesia(Pungkasnya)
(Abdul Kahar)
Editor Utama : Robet T. Silun






