Pengaspalan RW 15 Galunggung Asih Disambut Gembira Warga, Konsultan Pengawas Sebut Sesuai Bestek

Diupdate pada 26 Oktober, 2026 8:11

Tayang Senin, (26/10/2026)

CIREBON-Borneoindonesianews.com,-Pengaspalan jalan di RW 15 Galunggung Asih, Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon, disambut gembira oleh warga. Setelah sekitar delapan tahun tidak mendapatkan pengaspalan, kondisi jalan yang sebelumnya berlubang kini mendapat perbaikan melalui aspirasi pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

Ketua RW 15 Galunggung Asih, Haji Duladi, mengatakan warga menyambut baik pembangunan tersebut karena jalan di lingkungan mereka sudah lama membutuhkan perbaikan.

“Alhamdulillah, warga sangat senang dengan adanya pengaspalan ini. Sudah delapan tahun tidak ada pengaspalan, jalan juga sudah berlubang. Sekarang warga senang karena jalan sudah diperbaiki,” ujar Duladi.

Ia menjelaskan, pengaspalan tersebut berasal dari aspirasi anggota dewan melalui program pokok-pokok pikiran (pokir).

Apresiasi serupa disampaikan Jaja Suharja, salah seorang warga RW 15. Ia mengaku bangga karena jalan di lingkungannya akhirnya mendapat perhatian dan perbaikan.

“Saya mewakili warga merasa bangga. Terima kasih, kampung kami dibangun dan diaspal. Warga semuanya senang. Kalau bisa, tahun depan pengaspalan ditambah lagi agar seluruh jalan di lingkungan ini bisa diperbaiki,” kata Jaja.

Konsultan Pengawas Lakukan Pengecekan Lapangan

Sementara itu, Wahyu Herianto, konsultan pengawas pekerjaan jalan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, menyatakan telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi menyusul pemberitaan mengenai kondisi pengaspalan tersebut.

Dari hasil pengecekan yang disampaikannya, pelaksanaan pekerjaan dinilai telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan spesifikasi teknis atau bestek yang direncanakan.

“Kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Hasilnya, pekerjaan sudah sesuai SOP dan bestek, serta berjalan sesuai dengan yang direncanakan,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan, pihaknya tetap terbuka terhadap masukan masyarakat terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Di lapangan, sejumlah bagian permukaan aspal terlihat meninggalkan bekas dan terdapat titik yang tampak sedikit mengalami penurunan. Kondisi itu perlu dinilai berdasarkan pemeriksaan teknis, bukan hanya dari tampilan visual.

Aktivitas kendaraan yang melintas atau parkir sebelum lapisan aspal cukup dingin dan mengeras dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperiksa. Begitu pula kondisi badan jalan yang lebih rendah daripada trotoar atau halaman rumah, sehingga air siraman tanaman berpotensi mengalir ke permukaan aspal.

Perbaikan jalan di RW 15 Galunggung Asih menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan warga. Apresiasi masyarakat dan hasil pengecekan dari konsultan pengawas menjadi bagian penting dalam melihat pelaksanaan pembangunan tersebut secara berimbang, dengan tetap membuka ruang evaluasi apabila ditemukan kekurangan di kemudian hari.

( RaKe )

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews