Diupdate pada 5 November, 2026 7:58
Tayang Kamis, (05/11/2026)
Kubu Raya –Borneoindonesianews.com,-Menjaga keamanan lingkungan dan merawat kerukunan di tengah keberagaman tidak cukup hanya dengan patroli. Komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci mencegah gangguan keamanan sekaligus memperkuat persatuan.
Hal itu menjadi perhatian Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia saat menemui masyarakat pesisir di Coffee Muare, Kecamatan Sungai Kakap, Rabu (4/11/2026) sore. Dalam suasana santai ditemani kopi dan hujan, Kapolres membuka ruang dialog bagi warga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) pesisir untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Pertemuan sekitar pukul 15.30 WIB itu berlangsung hangat. Warga menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari persoalan kamtibmas hingga masalah yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Kapolres bersama jajaran mendengarkan langsung setiap aspirasi dan memberikan tanggapan serta penjelasan mengenai langkah penyelesaian yang dapat ditempuh.
Dialog tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan tanpa sekat sekaligus memperkuat hubungan dengan kepolisian. Pendekatan ini juga menempatkan polisi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, bukan semata-mata hadir ketika terjadi pelanggaran atau gangguan keamanan.
Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, pertemuan langsung dengan warga merupakan upaya membangun komunikasi yang terbuka guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif dan memperkokoh persatuan lintas etnis serta agama di Kabupaten Kubu Raya.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa dibangun oleh kepolisian sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan kebersamaan seluruh masyarakat. Perbedaan etnis dan agama harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan, bukan menjadi sekat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan dapat membantu kepolisian memahami persoalan di tengah masyarakat sekaligus membuka ruang penyelesaian sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Kapolres juga menegaskan komitmen jajarannya untuk memberikan pelayanan secara profesional dan merespons setiap persoalan masyarakat sesuai kewenangan kepolisian.
Kapolres mengingatkan warga agar tidak menunggu persoalan berkembang ketika membutuhkan bantuan polisi. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun meminta kehadiran petugas.
“Jangan ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan polisi atau menemukan gangguan kamtibmas. Kami siap merespons laporan masyarakat dan memberikan pelayanan secara profesional,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, Kabag Ops AKP Samidi, Kasat Reskrim AKP Ambril, Kasat Intelkam IPTU Iman Kurniawan, Kasat Binmas AKP I Komang Suparmi, Kasat Lantas IPTU Judi Effendhy Kusuma, Kapolsek Sungai Kakap IPTU Widiharso, serta sejumlah personel Polres Kubu Raya.
Melalui dialog langsung dengan masyarakat pesisir, Polres Kubu Raya berupaya memperkuat kepercayaan publik, membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan, serta menjaga keharmonisan masyarakat yang hidup dalam keberagaman etnis dan agama.
Pewarta :Rudi Dewa
Editor Utama : Robet T. Silun






