Diupdate pada 14 November, 2023 4:10
Tayang Selasa, (14/11/2023).
Tapung Hulu-Borneoindonesianews.com,-Pembangunan ruangan baru tidak dapat di Fungsikan dengan baik.Baru saja di bangun sudah rusak dan bocor. Tak layak di pakai untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Puskesmas Suka Ramai,Kecamatan Tapung Hulu,Kabupaten Kampar,Provinsi Riau,Jum’at (10/11/2023).
Berdasarkan hasil pemantauan jurnalis Borneoindonesianews sewaktu mau berobat ke Puskesmas Suka Ramai,mau memasuki ruangan pelayanan yang baru merasa aneh kalau pintunya terkunci dan tertutup rapat.Kalau mau masuk harus melalui gedung pelayanan puskesmas yang lama.
Jurnalis Borneoindonesianews sewaktu memasuki ruangan pelayanan bertemu dengan beberapa pasien dan saling berkeluh kesah.
Hal tersebut membuat penasaran sesama pasien ,ada apa sebenarnya,sehingga salah seorang pasien yang bernama Ibu Aminah langsung memasuki ruangan pelayanan kesehatan yang baru.
Air tergenang sana sini di sebabkan plafonnya bocor,dan terlihat ember hitam untuk menampung air agar tidak merembes ke ruang pelayanan yang lama,”Kata Ibu Aminah.

“Coba Bapak cek kedalam, air masih menetes dari plafon katanya,” karena penasaran.
Karena penasaran sayapun langsung menuju ruangan pelayanan kesehatan yang baru,dan apa yang di sampaikan ibuk Aminah benar adanya.
Hal tersebut membuat hati sangat miris,ruangan yang baru di bangun bocor dan rusak,langsung kita mengecek setiap ruangan yang tidak di lengkapi pasilitas berupa tempat untuk cuci tangan seperti ruangan pelayanan kesehatan yang lama.
Kepala Puskesmas Suka Ramai ,Kecamatan Tapung Hulu,Nurhaidin membenarkan hal tersebut dan sudah melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melalui PPTK merespon hal tersebut,tetapi sampai saat ini belum terealisasi apalagi saat ini memasuki musim penghujan,”Papar Nurhaidin.
Kami pihak Puskesmas Suka Ramai tidak terlibat tentang pembangunan gedung pelayanan yang baru,taunya siap pakai,apalagi menyangkut anggaran,”Kata Nurhaidin.
“Kalau Bapak mau konfirmasi langsung aja ke Dinas Kesehatan Kampar,jumpai PPTK ,mohon maaf saya tidak bisa menjawab karena saya tidak tau,”Pungkas Nurhaidin.
(Irwan Syah.P).
Editor : Robet T. Silun






