Diupdate pada 11 Desember, 2023 6:02
Tayang Senin, (11/12/2023)
Timor Tengah Selatan-Borneoindonesianews.com,- Memasuki bulan Desember yang adalah bulan suci Umat Kristiani di seantero Dunia, Sabtu (09/12/2023), Keluarga Besar Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT, merayakan malam Natal bersama di aula Hotel Timor Mega Kota So’E, dengan mengusung Tema”Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di Bumi”, Tema itu terpilih dari Injil Lukas Pasal 2 ayat 14.
Momentum Natal ini sebagai waktu tepat untuk refleksi perjalanan kehidupan keluarga besar Bawaslu TTS sepanjang Tahun 2023, sekaligus sebagai momentum penting untuk membangun relasi sosial antar Bawaslu Kabupaten dan Panwas Kecamatan untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu serentak Tahun 2024 mendatang.
Dalam ibadah malam Nata Bawaslu TTS, Pdt. Epy Kamlasi, diawal khotbahnya mengucapkan Syalom kepada Umat Kristiani yang sedang merayakan malam Natal Bawaslu TTS, Pdt. Epy, artikan kata Syalom sebagai “Damai Sejahtera bagi sesama Manusia.
Menurutnya ungkapan kata Syalom itu di sampaikan Yesus kepada murid-muridnya ketika murid-murid Yesus mengalami kecemasan dan kesulitan karena beban yang dihadapi semakin berat, menurut Pdt. Epy, kata Syalom itu di ibaratkan sebagai 1 keping mata uang yang tak bisa dipisahkan, walau berbeda gambar tetap tujuannya sama.
” Kalau tidak ada damai belum tentu sejahtera, damai dan sejahtera berjalan seiring, kalau ada damai pasti sejahtera, kalau ada sejahtera pasti ada damai” jelas Pdt. Kamlasi.
Di akhir khotbahnya, Pdt. Epy, mengucapkan selamat merayakan Natal dan selamat menyongsong Tahun baru 2024 dengan Penuh damai sejahtera.
Usai prosesi Natal, Ketua Bawaslu TTS, Desi Nomleni, kepada awak media mengatakan, dengan momentum Natal yang dilakukan itu bertujuan untuk mempererat relasi sosial antar Bawaslu Kabupaten dan Panwas kecamatan se-kabupaten TTS dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan terhadap Pemilihan Umum serentak Tahun 2024 mendatang.
Untuk diketahui, Kegiatan itu diawali dengan penganugerahan penghargaan kepada 18 Orang Panitia Pengawas Kecamatan terbaik di kabupaten TTS yang masuk dalam 6 nominasi terbaik yang dilaksanakan secara objektif berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh masing -masing Devisi Bawaslu Kabupaten TTS, kata Desi, Hal yang dinilai diantaranya adalah penilaian terhadap pelaksanaan pertanggungjawaban keuangan terbaik, Tim tersolid /kekompakan, responsifitas pengiriman data pengawasan, penanganan pelanggaran terbaik, simulasi sengketa tercepat, humas terbaik berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan publikasi pengawasan terbaik.
Penghargaan berupa Piagam penghargaan yang diterima Panwascam itu bervariasi diantaranya Kecamatan Kota So’E, Fatumnasi, Molla Tengah Amanuban Timur, jelas Desi.
(Frid Kordinator Wilayah NTT)
Editor : Robet T. Silun






