Kelompok Penguruan Pesilat Kera Sakti Adanya Pengeroyokan Saat Konvoi di Jl. Tunjungan

Diupdate pada 16 Januari, 2024 7:06

Tayang Selasa, (16/01/2024).

Surabaya-Borneoindonesianews.com,-
Jalan Tunjungan Surabaya, digegerkan dengan adanya pengeroyokan yang dilakukan oleh terduga kelompok Pencak Silat Kera Sakti pada Minggu (14/01/2024), sekira pukul 23.20 WIB.

Saat sebelum kejadian pengeroyokan yang dilakukan terduga kelompok Silat Kera Sakti dari Kampung Randegan, berawal adanya pertemuan Anniversary dan latihan bersama Kelompok Kera Sakti sekitar 150 (seratus lima puluh) orang .

Dan melakukan konvoi keliling Surabaya, dan pada saat melintas di Jl. Tunjungan Surabaya, terjadi adu mulut dengan pejalan kaki dan mengakibatkan pengeroyokan kepada 2 (dua) orang pejalan kaki yang dilakukan kelompok Kerja Sakti sejumlah 20 (dua puluh) orang, dengan berpakaian serba hitam dan menggunakan tangan kosong, serta ada pula yang menggunakan alat pukul berupa palu, sehingga korban mengalami luka robek di kepalanya.

Setelah adanya kejadian tersebut, Polsek Genteng menerima laporan dengan adanya pengeroyokan tersebut, sehingga anggota yang Piket Reskrim Polsek Genteng melakukan lidik lapangan, ternyata benar, bahwa barusan terjadi kejadian pengeroyokan terhadap 2 (dua) orang pejalan kaki yaitu, AH (22th), laki-laki asal Jombang dan SH (20th).

Korban AH mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan samping, lebam di wajah bagian depan sebelah kanan, dan benjol wajah bagian kanan pula, sedangkan korban SH mengalami luka robek di kepala bagian belakang.

Segera anggota piket Reskrim Polsek Genteng menyebarkan informasi melalui handytalky (HT) bahwasannya diwlayah hukum Polsek Genteng telah terjadi pengeroyokan terhadap pejalan kaki, yang dilakukan oleh kelompok Kerja Sakti aasl Randegan, sedangkan juga ada korban yang dikeroyok olehnya. Seketika itu pihak Polsek jajaran Polrestabes Surabaya melakukan pemblokiran jalan di wilayah hukumnya masing-masing.

Lalu pihak Polsek Wonokromo segera mengamankan para pelaku pengeroyokan tersebut sejumlah 3 (tiga) remaja dari kelompok Kerja Sakti, antara lain :
– HA (19th), laki-laki asal Gresik yang juga seorang penjaga warkop di Bambe Gresik.
– AW (17th), laki-laki asal Gresik Yan juga seorang pelajar di salah satu SMK di Driyorejo.
– YVS (16th), laki-laki pelajar salah satu sekolah di Karang Pilang Surabaya.

Saat anggota Polsek Wonokromo menginterogasi para terduga pelaku pengeroyokan yang masih dalam pencarian atas nama I memberikan informasi melalui chatting group Kampung Pasker Randegan, mengatakan,”Nanti malam ada acara di Surabaya, dan kita kumpul di warkop 27 Bambe,”jelas I kepada kawan-kawannya melalui group WA tersebut.

Dengan adanya jumlah pelaku 8 (delapan) orang yang ada di warkop 27 Bambe antara lain, W, I, H dan 6 (enam) remaja lainnya yang tidak dikenal, berangkat bersama dengan mengendarai 4 (empat) sepeda motor dengan rute Bambe, Waru Gunung, Sepanjang, Karang Pilang, Gunungsari, menuju lapangan Gunung Anyar, kemudian beberapa remaja yang mengikuti konvoi berteriak ,”ayo ayo konvoi,” teriakan beberapa remaja yang ikut dalam barusan konvoi keliling yang berjumlah 150 (seratus lima puluh) orang.

Kini para remaja yang diamankan oleh anggota Polsek Wonokromo masih dalam proses pemeriksaan selanjutnya.

(Bram lodu/Korwil Jatim)

Editor : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews