20 Pj Kades Di TTS Resmi Di Lantik Pj Bupati TTS

Diupdate pada 27 Juni, 2024 8:49

Tayang Kamis, (27/06/2024

Timor Tengah Selatan-Borneoindonesianews.com,-Sebanyak 19 Penjabat Kepala Desa persiapan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi di lantik oleh Pj Bupati TTS untuk mengisi kevakuman jabatan pada 20 Desa persiapan di Kabupaten TTS, sedangkan masih tersisa 1 (satu) Pj kades persiapan yakni Desa situal dekat perbatasan Kabupaten Kupang, rencananya bakal dilantik hari ini Kamis (27/06/2024).
Hal itu disampaikan Pj Bupati TTS Drs. Seperius Edison Sipa,M.Si, kepada media usai pelantikan 2 (dua) orang Pj Kades yakni Pj Kades Oenali dan Pj Kades Leol Nukun pada Rabu (26/06/2024)
“ini pelantikan ke sembilan belas, tinggal satu di daerah terpencil perbatasan dengan Oepoli kabupaten Kupang, itu besok kita kesana jam delapan sampai di sana sekitar jam satu kita lakukan pelantikan” tandasnya
Pj Bupati TTS juga mengatakan beberapa pekan lalu pihaknya didampingi pejabat teras daerah Kabupaten TTS, terjun langsung di tengah masyarakat untuk melantik 19 penjabat Kades itu ternyata hasil pantauannya di lapangan antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk menerima pemekaran Desa mereka
” ini menunjukkan bahwa kerinduan masyarakat untuk mekar ini terlalu tinggi karena itu mereka senang kita wujudkan impian masyarakat” ungkap Sipa
Sementara itu Kata Pj Bupati TTS, terkait 23 Calon Desa persiapan yang tidak lolos dalam proses pemekaran waktu lalu maupun yang baru mau mengajukan permohonan pemekaran baru, pihaknya berharap melalui Pemerintah Kecamatan masing-masing di Kabupaten TTS agar dapat membantu melengkapi semua dokumen sehingga mempermudah proses pemekaran wilayah Desa di Kabupaten TTS kedepan
“Kita memberikan dukungan kepada Masyarakat kalau mau mekar”

Ditanya terkait ke-20 Desa persiapan yang belum memiliki anggaran, Sipa menuturkan bahwa anggaran untuk ke-20 Desa persiapan itu masih di bergantung pada Dana Desa induk namun sesuai data ke-20 Desa persiapan itu semuanya sudah memiliki kantor Desa masing-masing, sedangkan terkait pembangunan Desa untuk sementara masyarakat bekerja secara gotong royong tanpa dana apapun tetapi Masyarakat tetap antusias untuk membangun Desa persiapan pemekaran, seperti membuka jalan baru membangun kantor Desa, hal itu merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa

“Saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan terimakasih yang tulus kepada kepala desa induk yang mau untuk memekarkan Desanya” ucapnya.

Penulis: Frid-Korwil NTT
Editor Utama :Robet T. Silun.

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews