Akses jalan penghubung Desa Sei kandis ke Bengkolan salak rusak parah.

Diupdate pada 4 Februari, 2025 8:16

Tayang Selasa, (04/02/2025)

Rokan Hulu-Borneoindonesianews.com, -Pandalian IV Koto -Selama Hujan terus melanda hingga berlangsung beberapa bulan ,di kabupaten Rokan Hulu kususnya desa Sei, Kandis dan desa Bengkolan salak hingga,akibat curah hujan tak kunjung berhenti hingga senin 3/2/2025.

Dari hasil pantauan kami dari awak media Borneo Indonesia News com- memang tampak dengan jelas ,akses jalan yang sangat berpengaruh terhadap,roda ekonomi antara dua desa.

Bengkolan salak dan desa Sei Kandis kecamatan Pandalian IV Koto kabupaten Rokan hulu ,akses jalan penghubung terlihat jelas dengan kubangan lumpur, baik dari sisi turunan jalan arah Sei Kandis menuju Bengkolan salak maupun dari tanjakan ke ujung Desa Sei Kandis terlihat berkubang lumpur hingga,kenderaan sulit untuk melintas begitu ,juga angkutan transportasi sering mengalami ,keterpurukan dijalan berkubang tersebut ,hal ini,juga disampaikan oleh warga mau pun,pengguna jalan dan juga salah satu tokoh masyarakat ,ketika ditemui awak media , akrabnya dipanggil pak Aspal, beliau ini termasuk sering memperbaiki jalan yang rusak , atas swadaya masyarakat Bengkolan salak, sebelum datangnya perbaikan dari dinas terkait ,sehingga putaran roda transportasi kehidupan di antara dua desa tersebut bisa terkendali beberapa bulan ini, ujarnya

Aspal adalah salah satu tokoh masyarakat desa Bengkolan salak yang juga ditemani salah satu perangkat Desa,saat di konfirmasi wartawan, selanjutnya sangat berharap kepada pemerintah kabupaten Rokan hulu dan kususnya dinas terkait segera melakukan tindakan untuk perbaikan jembatan kita ini, ungkapnya.

Selain itu Kades Bengkolan Salak juga meminta agar jalan Sei Kandis, bisa secepatnya diperbaiki sebab jalan tersebut termasuk jalan lintas penghubung ,Karena akses jalan utama transportasi ekonomi masyarakat desa Bengkolan salak ,untuk melakukan kegiatan sehari hari dalam membawa atau menjual hasil produksi buah sawitnya sangat terkendala , ujar Hamdan

Selain itu aspal dari tokoh masyarakat beliau juga mengatakan sudah hampir 4 bulan tidak bisa di gunakan secara maksimal dengan kondisi saat ini terlihat penuh dengan lumpur jalan tersebut hingga semakin rusak parah ,akibat hujan uang berkelanjutan,tidak kunjung berhenti, ditambah juga muatan tonase, angkutan mobil sawit , terkadang melebihi ton ase sehingga mempercepat rusaknya jalan Sei Kandis yang beberapa bulan ini dibantu perbaikannya dari Swadaya masyarakat Bengkolan Salak Pandalian IV Koto , karena jalan lintas yang sering dilalui oleh warga desanya, pungkas, Aspal, tokoh masyarakat Desa Bengkolan Salak.

Untuk itu aktivitas masyarakat dua desa sangat terganggu terutama Desa Bengkolan Salak,
Sementara ini secara swadaya masyarakat memperbaikinya dengan mempergunakan, menimbun dengan batu sertu,apa adanya dengan kemampuan terbatas yang penting hasil produksi bisa diangkut dan bisa terjual” Tuturnya.

Dinas PUPR Rokan hulu zulfikri menyampaikan saat di konfirmasi melalui seluler, menyampaikan antara dua desa
Desa tahun 2024 sudah pernah diperbaiki namun rusak kembali sebab hanya dengan pengerasan selanjutnya kembali akan di perbaiki pada tahun 2025 setelah anggaran perubahan 2025 mungkin kerusakan jalan di Desa tersebut akan diperbaiki.

Lanjutnya,”Situasi cuaca saat ini terus hujan yang tiada kunjung berhent,i jadi jalan yang hanya bersifat pengerasan jalan, mengalami kerusakan kembali akibat guyuran hujan

Namun demikiankita tetap menunggu hasil anggaran perubahan tahun 2025 akan,kami akan tetap memperhatikan jalan yang Rusak ,imbuhnya akhiri.

(EP)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews