Kembali hangat menjadi perbincangan masyarakat nelayan,berkaitan perpecahan yang terjadi di tubuh HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) pusat hingga ke daerah menjadi pembahasan masyarakat nelayan

Diupdate pada 26 Juni, 2024 3:13

Tayang Rabu, (26/06/2024)

Batu Bara-Borneoindonesianews.com,-Pelantikan Kepengurusan Kabupaten DPC HNSI kabupaten batu bara kemarin,menjadi isu yang hangat diperbincangkan diwarung kopi,pajak ikan maupun gudang tempat penjualan ikan.
Hal menimbulkan tanda tanya besar masyarakat nelayan.

Bagai mana tidak hal ini menjadi isu hangat,mengingat usia organisasi ini sudah terbilang cukup lama mencapai usia 50 tahun.peran dan kontribusi HNSI yang begitu besar selama ini dalam mendengar keluhan masyarakat nelayan dan menjadi motor penyambung lidah masyarakat untuk membangunkan kesejahteraan masyarakat juga tidak diragukan.

Ketika ditemui Ketua HNSI kabupaten Batubara H.Syafri Habni atau biasa disapa Haji ATW  terkait tentang perpecahan kepengurusan yang terjadi didalam tubuh HNSI ini memang benar ada nya.

Haji ATW juga menjelaskan bahwa hal itu terkait Munas VIII versi Bogor dan Munas VIII versi Bali.

Hal ini juga baik kata nya, dan semakin memicu semangat kami didalam kepengurusan menjadi kan HNSI ini benar-benar motor penggerak,lidah penyambung aspirasi dan perjuangan masyarakat nelayan yang tetap independen,lantang dan bersikap sebagai mana yang sudah kami lakukan sebelum nya.

kami juga tetap membuka kantor setiap hari seperti biasa,untuk menampung aspirasi masyarakat nelayan tutur nya.

agar kami dapat memberikan kontribusi yang terbaik terkait isu serta permasalahan masyarakat nelayan dan menyampaikan aspirasi nelayan.

(Wartawan Batu bara/Dewi amri)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews