Diupdate pada 28 Mei, 2025 9:41
Tayang Rabu, (28/05/2025)
Kuala Kapuas, Borneoindonesianews.com, – Pemerintah Desa Tumbang Mangkutup, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Membuat sumur bor yang diperuntukkan bagi masyarakat, memenuhi kebutuhan akan air bersih.
“Betul, pada dana desa (DD) tahun anggaran 2025, kami telah membuat sumur bor air bersih secara menyeluruh, yang nantinya air bersih tersebut langsung bisa diminum dengan direbus terlebih dahulu,” kata Kepala Desa Tumbang Mangkutup, Suriato, pada Selasa (27/5/2025).
Nah, kedepan melalui koperasi merah putih, kami akan menyediakan air bersih di gerai-gerai dengan menggunakan salah satu sumur bor yang memang di anggap layak untuk menjadi sumber air di jadikan isi ulang,” ujar Kades Suriato.
“Jadi, proseduralnya nanti sederhana saja, seperti air galon isi ulang yang dapat dijumpai dimana saja.
“Selama ini warga mengambil air dari sungai, dan melalui mekanisme memasak, kini kita permudah segalanya,” ucap Suriato.
Ia berpesan, agar sekiranya kepada masyarakat dapat mempergunakan sebaik mungkin, sehingga fasilitas umum yang diperuntukkan bagi mereka dapat membantu kesulitan selama ini.

“Tentu saja, di era digitalisasi ini pastinya serba canggih dan mempermudah aktifitas warga sehari-hari. Oleh karena itulah, kami terus memberikan yang terbaik didalam pelaksanaan pelayanan,” tegas Suriato.
“Kurang lebih dua tahun kita memfokuskan secara prioritas mengutamakan air bersih. Sehingga tidak ada lagi rumah tangga yang tidak memiliki sumur bor air bersih, untuk saat ini 40 persen dari 144 kepala keluarga (KK) itu sudah menggunakan air bersih sebagai konsumsi.
Untuk itu, inilah bentuk kepedulian Pemerintahan Desa yang betul-betul berkomitmen mendukung seluruh program yang terbaik buat warga Desa Mangkutup.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa di lihat secara nyata oleh pemerintah daerah khususnya. Sehingga apa yang kami lakukan mendapat support dari pemerintah daerah,” ucap Suriato.
Kedepannya dalam konsep prioritas selanjutnya pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat di saat kami menyampaikan kendala-kendala yang lain kiranya bisa di resfon, karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat desa,” pinta Kades Suriato.
Selain itu, Kades Suriato juga menjelaskan, bagian dari beberapa prioritas yang kita lakukan ini baru air bersih dan untuk kebutuhan ketahanan pangan seperti sembako semua akan kita cover, lebih-lebih ke depan saat ini kita lagi menggalangkan program B2SA dari BPKP bahwa ketahanan pangan ini bekerja sama untuk kesehatan melalui sistem makanan bergizi yang dikelola langsung oleh PKK,” demikian Kades Suriato.
(Agus)
Editor Utama : Robet T. Silun






