SSB Kusau Makmur Wadah Pembentukan Generasi Muda yang Tangguh

Diupdate pada 27 Oktober, 2025 9:10

Tayang Senin,(27/10/2025).
Tapung Hulu-Borneoindonesianews.com- Sekolah Sepak Bola(SSB ) terbentuk atas kesadaran para Tokoh Masyarakat ,Tokoh Agama dengan konsep yang sama di desa Kusau Makmur,Kecamatan Tapung Hulu,Kabupaten Kampar ,Senin(27/10/2025).

Sekolah Sepak Bola(SSB) Kusau Makmur sebagai wadah bagi generasi muda untuk membentuk jati diri yang mandiri serta memupuk kekompakan dalam dalam sebuah Tim.

Kehadiran SSB di kusau makmur di inisiasi dari kekhawatiran tokoh masyarakat dan tokoh agama akibat pergaulan generasi muda yang sangat mengkhawatirkan .

Alasan tersebut berdasarkan analisis yang di temui di lapangan ada beberapa faktor antara lain:
Narkotika ,Judi online dan Balap Liar.

Sasaran para bandar ,” Narkotika jenis Sabu ,”Saat ini adalah di desa desa yang jauh dari jangkauan APH . Anak sekolah usia SLTP dan SLTA jadi sasaran empuk mereka.

Judi online di media sosial tanpa ada filter bagi anak anak usia pelajar untuk meng akses setiap aplikasi ,sehingga pungsi Pengawasan dari Kementrian terkait seakan akan mandul .

Balap liar adalah penyakit masyarakat anak usia remaja,akibat faktor narkotika dan judi online untuk melepaskan ekspresi mereka di alam nyata untuk mencari jati diri.

Ini lah kehadiran SSB paling tidak bisa mengurangi persentase tingkat kenakalan anak usia remaja .Terlaksananya SSB ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak terutama donatur yang bersifat tidak mengikat.

Alhamdulilah dengan kerja nyata Pengurus SSB,”Para donatur di Kusau Makmur datang memberikan dukungan nyata berupa bantuan bola kaki dari pengusaha ram inisial A,A & A serta perlengkapan alat peraga.

Kami menyadari SSB ini belum sesuai apa yang di harapkan oleh berbagai pihak,tetapi paling tidak kami sudah hadir dan berbuat di negeri ini.Kami,”Pengurus SSB bukan antikritik tetapi jangan menyerang seseorang atas kebencian pribadi.

Mari kita bangun Kusau Makmur dengan kebersamaan sesuai bidang masing masing.Buang jauh jauh ego sektoral, apa yang kita dapatkan saat ini baik Harta dan Tahta hanyalah titipan dari sang khalik.

“Di akhir tulisan ini Ketua SSB Kusau Makmur Irwan Syah.Panjaitan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan tanpa memandang suka dan agama serta latar belakang yang berbeda dalam membangun negeri ini melalui,”Sumber Daya Manusia untuk mengelola Sumber Daya Alam yang ada,”.(Bersambung).

(Redaksi)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews