Diupdate pada 21 April, 2026 8:02
Tayang Selasa, (21/04/2026)
Puruk Cahu-Borneoindonesianews.com,-Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya menggelar Pelatihan Study Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Tahun 2026 di Gedung Tira Tangka Balang, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini menyasar penguatan kapasitas petugas dalam menilai risiko kesehatan lingkungan di wilayahnya.
Asisten I Setda Murung Raya, Rahmat Katambunan, hadir mewakili Bupati untuk membuka pelatihan. Dalam sambutannya, ia menegaskan EHRA menjadi dasar penting perencanaan pembangunan kesehatan lingkungan karena mampu memotret kondisi sanitasi, akses air bersih, dan perilaku hidup sehat masyarakat secara langsung.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat diperoleh data yang akurat terkait kondisi kesehatan lingkungan, sehingga menjadi dasar dalam menyusun program yang efektif dan berkelanjutan,” ujarnya di hadapan peserta. Rahmat meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar metode EHRA dapat diterapkan di lapangan.
Pelatihan ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan data lapangan yang valid sebagai acuan kebijakan. Dinas Kesehatan menyebut, hasil EHRA akan dipakai merumuskan program intervensi yang tepat sasaran guna menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan di Murung Raya.
Dengan melibatkan kader dan petugas teknis, Pemkab Murung Raya berkomitmen mewujudkan lingkungan sehat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelatihan EHRA menjadi bagian strategi daerah memperkuat sektor kesehatan lingkungan secara menyeluruh.
(Helmi)
Editor Utama : Robet T. Silun





