Kapolda Sumbar Kunjungi Huntara Batang Anai, Serahkan Bantuan dan Tanam Harapan Baru bagi Warga Terdampak Bencana

Diupdate pada 18 Mei, 2026 5:37

Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com-Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai saat Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, mengunjungi warga terdampak bencana, Rabu (13/5/2026). Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, serta para penghuni huntara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya.

Sejak tiba di lokasi, Kapolda Sumbar disambut antusias oleh anak-anak penghuni huntara yang ingin bersalaman. Dengan senyum ramah, Gatot Tri Suryanta menyapa satu per satu warga dan menanyakan kondisi mereka selama tinggal di huntara.

“Bagaimana perasaan Bapak dan Ibu tinggal di sini? Apa yang ingin disampaikan kepada kami?” tanya Kapolda kepada warga.

Warga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan seluruh pihak yang telah membantu sejak masa darurat bencana hingga saat ini. Mereka mengaku terbantu dengan keberadaan huntara yang menjadi tempat berlindung sementara. Namun, di balik rasa syukur itu, warga juga berharap huntara ini dapat dijadikan hunian tetap (huntap), mengingat mereka sudah merasa nyaman tinggal di kawasan tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati John Kenedy Azis menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih terus berupaya agar lokasi huntara Batang Anai bisa mendapatkan izin menjadi huntap.

“Mohon maaf, sampai saat ini kita masih berjuang agar tanah ini bisa menjadi huntap. Saya sudah menyampaikan langsung ke Kementerian PU dan kepada Pak Tito selaku Kepala Satgas, namun sampai sekarang belum ada keputusan,” ujar John Kenedy Azis.

Meski demikian, Bupati menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia terus mencari alternatif lokasi yang lebih aman dan tidak berisiko terdampak banjir.

“Persoalan ini masih terus kami perjuangkan. Mari kita sama-sama berdoa agar ada jalan terbaik bagi masyarakat kita,” tambahnya.

Dalam dialog itu, warga juga menyampaikan mulai menipisnya persediaan bahan pangan di huntara. Menanggapi kebutuhan tersebut, pada kesempatan yang sama dilakukan penyerahan bantuan sembako dan uang tunai untuk kebutuhan pokok warga.

Selain itu, kegiatan diisi dengan pelepasan bibit ikan untuk mendukung ketahanan pangan warga, penanaman bibit pohon buah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan Polres Padang Pariaman.

Kunjungan ini tidak hanya menunjukkan perhatian pemerintah dan kepolisian terhadap masyarakat terdampak bencana, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan baru bagi warga Huntara Batang Anai untuk bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

(Kominfo/Meihizra)

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews