Diupdate pada 18 Mei, 2026 11:47
Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com-Semangat kompetisi, kreativitas, dan sportivitas mewarnai pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP se-Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di SMPN 2×11 Enam Lingkung, Sicincin, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tahunan dunia pendidikan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang unggul, kreatif, sehat, dan berkarakter.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan peserta, official, guru pendamping, hingga kepala sekolah memadati lokasi kegiatan. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hendri, Asisten II Rudy, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat 2×11 Enam Lingkung, para dewan juri, serta unsur pendidikan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati JKA menegaskan bahwa O2SN dan FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan untuk mengejar prestasi, melainkan juga ruang pembentukan karakter dan pengembangan potensi generasi muda secara utuh.
“Generasi muda hari ini tidak cukup hanya unggul secara akademik. Mereka juga harus memiliki mental tangguh, jiwa kompetitif, kreativitas, kemampuan berkarya, serta karakter yang kuat,” tegas JKA di hadapan peserta.
Ia menambahkan, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan olahraga dan seni seperti O2SN dan FLS3N, pemerintah menanam investasi besar untuk masa depan daerah. Dari lapangan olahraga dan panggung seni inilah akan lahir calon atlet, seniman, pemimpin, inovator, dan generasi emas Padang Pariaman yang nantinya membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta.
Bupati juga mengingatkan peserta agar menjadikan kompetisi ini sebagai sarana belajar, membangun pengalaman, sekaligus memperkuat semangat sportivitas dan kejujuran.
“Menang atau kalah adalah bagian dari proses. Yang paling penting adalah semangat untuk terus berkembang, berani tampil, dan mengasah kemampuan diri,” pesannya.
Pelaksanaan O2SN dan FLS3N tingkat SMP tahun ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta-talenta terbaik Kabupaten Padang Pariaman yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional. Pemerintah daerah optimistis, melalui pembinaan berkelanjutan, generasi muda Padang Pariaman akan tampil sebagai generasi unggul, cerdas, berbudaya, dan berdaya saing tinggi.
(Kominfo/Meihizra)






