Diupdate pada 6 Juni, 2026 4:04
Tayang Sabtu, (06/06/2026)
Rokan Hulu – Borneoindonesiannews.com,-Nasib malang menimpa seorang ibu kandung yang berinisial LN sudah Lansia berusia 60 mengalami penganiayaan oleh ketiga anaknya pada bulan Mei kemarin. Hingga saat ini Polsek Kepenuhan belum menangkap ketiga terduga pelaku penganiayaan terhadap ibu kandungnya, hingga saat ini sudah payah untuk berjalan.
Ibu berusia 60 tahun ketika dijumpai, Jumat (5/6/26) mengatakan ia sudah dua kali mengalami penganiayaan dan diancam akan dibunuh oleh anak kandungnya sendiri, hingga saat ini diungsikan , dirumah keluarganya, untuk mendapatkan perlindungan.
“Ia, saya sebelumnya juga pernah dianiaya mereka dan mediasi di Polsek. Tetapi mereka masih melakukan penganiayaan sama saya, bagian pinggul saya di pukul dengan kayu oleh anak anak saya. Bahkan saya di seret seret kedalam mobi,dan anak saya itu menganggap saya seperti Hewan l,” ujar Ibu Lina,sambil menitikkan air mata kepada awak media ini didepan adik -adiknya.
Saat ini, ibu LN yang berumur 60 tahun itu,dibawa oleh kerabatnya di Desa Kepenuhan Timur, karena kondisinya tidak bisa berjalan akibat pukulan bagian pinggul.
“Kami membawa ibu ini kerumah kami untuk mendapatkan perlindungan, ia takut dirumah itu, takut terjadi penganiayaan lagi dan ancaman pembunuhan,” ujar keponakan dari ibu Lina yang sudah Lansia.
Ibu LN yang berusia 60 tahun mendesak minta Polsek Kepenuhan Polres Rohul segera memberikan keadilan dan perlindungan dengan menangkap ketiga terduga pelaku penganiayaan diproses secara hukum yang berlaku.
“Kami meminta Polsek Kepenuhan untuk menindaklanjuti laporan kami bulan lalu, agar menangkap ketiga pelaku, karena saya merasa takut untuk pulang kerumah saya di Ulak Patian,” pungkasnya.
Menanggapi hal ini Kapolsek kelenuhan melalui whaat shap ketika dikonfirmasi awak media ini, menyampaikan, laporan tersebut, dalam tahap, penyelidikan, tentunya kita akan melaksanakan proses, penyelidikan ini, secara transparan dan akuntabel, pungkas, Kapolsek, Kepenuhan, imbuhnya akhiri (EP)
Editor Utama : Robet T. Silun.






