Bupati Anton Buka Pelatihan Takmir Masjid Paripurna, Dorong Penguatan UPZ dan Kesejahteraan Imam-Marbot

Diupdate pada 20 Agustus, 2026 8:09

Tayang Kamis, (20/08/2026)

ROKAN HULU-Borneoindonesianews.com-BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu menggelar Pelatihan Takmir Masjid Paripurna Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Rokan Hulu di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu, Kamis (30/8/2026).

Pelatihan mengusung tema _”Mewujudkan Masjid yang Amanah, Profesional, dan Berdaya untuk Memakmurkan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat.”

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M. Hadir Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau Prof. Dr. Yahanan Sholeh, Kepala BAZNAS Rokan Hulu Baihaqi Adduha, Lc., M.A., Kepala Dispora Al Reza Ahyu,S.Ak., M.M., perwakilan Kementerian Agama Rokan Hulu, serta tamu undangan lainnya.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh imam dan marbot masjid paripurna tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Pemkab Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Imam-Marbot*

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menegaskan peran imam dan marbot sangat krusial dalam memakmurkan masjid dan mengayomi masyarakat.

Namun ia menyadari tingkat kesejahteraan para pengurus masjid saat ini masih belum optimal.

“Kedepan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen penuh untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para imam dan marbot masjid paripurna di setiap desa dan kelurahan. Kita ingin memastikan mereka yang bertugas memakmurkan rumah Allah ini mendapatkan perhatian yang layak dan proporsional. Jika takmirnya sejahtera dan pengelolaannya profesional, maka fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi umat dapat terwujud secara maksimal,” tegas Bupati Anton.

Optimalkan Peran UPZ Masjid*

Kepala BAZNAS Rokan Hulu Baihaqi Adduha, Lc., M.A., menjelaskan pentingnya peran pengurus masjid dalam pengelolaan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ masjid menjadi perpanjangan tangan BAZNAS untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah.

“Hasilnya akan dikembalikan untuk kesejahteraan sosial masyarakat sekitar masjid. Ini merupakan tahap awal. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum agar masjid-masjid semakin kuat dalam menghimpun dana ZIS demi meningkatkan kesejahteraan umat,” ujar Baihaqi.

Melalui optimalisasi peran UPZ dan pelatihan manajemen takmir ini, BAZNAS dan Pemkab Rokan Hulu berharap penguatan ekonomi berbasis masjid dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

(SPR/Kominfo/EP).

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews