Kualitas Pelayanan Kesehatan Kunci Kepercayaan Publik, Pemkab Rohul Gelar Talkshow Surambi Nogori

Diupdate pada 14 September, 2026 7:13

Tayang Senin, (14/09/2026)

ROKAN HULU–Borneoindonesianews.com-Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan fasilitas kesehatan.

Hal itu mengemuka dalam Talk Show “Surambi Nogori, Bupati Menyapa: Bersama Membangun Negeri” dengan tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan dan RSUD Rohul yang Mudah, Ramah, Aman dan Berkualitas”. Kegiatan digelar Diskominfo Kabupaten Rokan Hulu, Jumat 11 September 2026 di Ruang Radio Swara Lima Luhak.

Talk show dipandu Eken Nasution dan menghadirkan Direktur RSUD Rohul dr. Zuldi Afki, Sp.P, Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr. Bambang Triono, MM, Kepala BPJS Kesehatan Rohul Ivo Sartika, serta Kabag Organisasi Setda Rohul Sinta Sapta Kumala, http://S.STP.

Keramahan Petugas Jadi Prioritas RSUD Rohul*

Direktur RSUD Rohul dr. Zuldi Afki, Sp.P menegaskan keramahan harus menjadi bagian utama dalam pelayanan kepada pasien.

“Pelayanan tidak hanya menyangkut tindakan medis, tetapi juga sikap petugas saat berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya terus memberikan imbauan kepada dokter, perawat, bidan, dan seluruh petugas agar memberikan pelayanan dengan baik dan benar.

Zuldi juga meminta masyarakat aktif menyampaikan keluhan jika menemukan petugas yang tidak melayani dengan ramah.

“Pengaduan tersebut akan menjadi bahan evaluasi manajemen rumah sakit. Pengawasan dan penilaian terhadap petugas medis akan terus kami lakukan,” tegasnya.

Ketersediaan Obat dan Sarana Dijamin*

Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr. Bambang Triono, MM menyampaikan pelayanan berkualitas harus didukung sarana, alat kesehatan, dan ketersediaan obat.

Untuk mengantisipasi keterlambatan pasokan, RSUD menjalin kerja sama dengan beberapa penyedia obat.

“Jika salah satu penyedia mengalami kendala, kita masih memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan pelayanan,” jelasnya.

Bangun Budaya Pelayanan dan Pengaduan*

Kabag Organisasi Setda Rohul Sinta Sapta Kumala, http://S.STP menambahkan budaya pelayanan harus dibangun oleh seluruh pegawai, mulai dari front office, petugas keamanan, kebersihan hingga tenaga kesehatan.

“Budaya kerja tidak mungkin muncul dalam satu hari. Kita harus terus mengingatkan dan memberikan motivasi,” ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Rohul Ivo Sartika mengatakan masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui petugas dan hotline yang tersedia di rumah sakit.

“Berdasarkan pengaduan yang masuk, kami akan melakukan evaluasi rutin ke rumah sakit,” kata Ivo.

Ia juga menjelaskan validasi kepesertaan JKN dapat dilakukan melalui fingerprint maupun identitas kependudukan. Namun tidak semua kondisi medis ditanggung BPJS Kesehatan, seperti kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas yang memiliki mekanisme penjaminan tersendiri.

Forum tersebut menyimpulkan peningkatan kepercayaan publik membutuhkan pembenahan menyeluruh, mulai dari keramahan petugas, ketersediaan obat dan sarana, tata kelola aparatur, hingga mekanisme pengaduan yang responsif.(Diskominfo)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews