Diupdate pada 14 September, 2026 7:15
Tayang Senin, (14/09/2026)
ROKAN HULU-Borneoindonesianews.com-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya melalui pembinaan keagamaan.
Salah satunya melalui kegiatan pengajian rutin bagi WBP perempuan yang menghadirkan ustadzah dari luar Lapas sebagai pembimbing, Jumat (11/9/2026).
Bangun Kebiasaan Positif Melalui Pengajian
Kegiatan pengajian menjadi sarana bagi WBP perempuan untuk mendapatkan pembelajaran keagamaan sekaligus membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan.
Dalam pelaksanaannya, WBP mendapatkan bimbingan materi keagamaan langsung dari ustadzah. Selain pengajian dan belajar membaca Al-Qur’an, pembinaan juga diarahkan pada pembiasaan ibadah, salah satunya melalui pelaksanaan shalat Dhuha.
Pembiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari rutinitas positif WBP dalam menjalani proses pembinaan.
Bentuk Karakter dan Perbaiki Diri
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam mendukung pembentukan kepribadian WBP.
“Kami terus mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan, termasuk pengajian, belajar mengaji, dan pembiasaan shalat Dhuha. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi WBP untuk memperdalam pemahaman agama, membangun kebiasaan positif, serta terus memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan,” ujar Andi.
Kehadiran ustadzah dari luar Lapas turut mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi WBP perempuan. Bimbingan diberikan melalui pengajian dan pembelajaran mengaji yang dilaksanakan secara rutin.
Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berupaya memberikan ruang bagi WBP untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian.
Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada penguatan karakter dan kepribadian WBP.
(Humas lapas/EP)
Editor Utama : Robet T. Silun






