Diupdate pada 22 Oktober, 2026 11:26
Tayang Kamis, (22/10/2026)
ROKAN HULU,-Borneoindonesianews.com-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mendorong penataan kawasan Danau Dipo Boncah Balong, Kecamatan Kepenuhan, melalui pembangunan sembilan rumah baru dan perbaikan 25 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Rabu (21/10/2026).
Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, melakukan peletakan batu pertama pembangunan 34 rumah tersebut. Program ini merupakan kolaborasi Pemkab Rohul dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF.
Melalui program tersebut, peningkatan kualitas permukiman di Kepenuhan diharapkan berjalan seiring dengan penataan lingkungan, pengembangan potensi wisata air, penyediaan ruang publik, serta pelestarian budaya Melayu setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Rohul menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI serta PT SMF atas perhatian dan dukungannya bagi masyarakat Negeri Seribu Suluk.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kementerian PKP RI dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), atas perhatian dan dukungannya bagi masyarakat yang ada di Negeri Seribu Suluk ini,” ungkap Syafaruddin Poti.
Ia juga mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Rokan Hulu untuk berkontribusi aktif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
Kepada pelaksana pembangunan, Wabup berpesan agar menjaga mutu pekerjaan, memenuhi spesifikasi teknis, dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Sementara kepada masyarakat penerima manfaat, ia berharap dapat merawat rumah serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dukungan pemerintah pusat disampaikan Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP RI, Ir. Fitrah Nur, M.Si, melalui sambungan Zoom. Ia mengapresiasi kolaborasi Pemkab Rohul dan PT SMF dalam mendukung penanganan kawasan permukiman kumuh serta penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman.
Fitrah menjelaskan, program tersebut mendapat dukungan melalui dana bina lingkungan PT SMF. Kerja sama serupa juga telah dilaksanakan di Prabumulih dan Kalimantan Selatan.
Warga penerima manfaat menyambut baik bantuan tersebut dan berharap program serupa dapat berlanjut agar lebih banyak keluarga memperoleh hunian yang layak.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permukiman sekaligus memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kepenuhan.
Editor Utama : Robet T. Silun






