Ancaman Narkoba dan Judol Mengintai Pemuda, Kapolres Aceh Barat Minta Kontrol Sosial Gampong Diperketat

Diupdate pada 23 Oktober, 2026 9:36

Tayang Jum’at, (23/10/2026)

MEULABOH-Borneoindonesianews.com,-Suasana keakraban mewarnai pertemuan usai pelaksanaan Shalat Jumat berjamaah di Gampong Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (23/10/2026) siang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Aceh Barat, AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Keuchik Suak Indra Puri, Drs. Sya’ban Lubis, beserta jajaran perangkat gampong.

Diskusi yang berlangsung di teras masjid tersebut secara khusus menyoroti persoalan krusial yang mengancam masa depan generasi muda. Kapolres Aceh Barat menekankan pentingnya pengawasan ketat di tingkat gampong terhadap dua ancaman utama, yakni peredaran narkotika dan maraknya judi online (judol).

“Kami berharap pemerintahan gampong memperketat pengawasannya terkait masalah narkoba dan judol. Ini sangat berbahaya bagi masa depan anak-anak muda kita. Jika tidak dicegah sejak dini, kita berisiko kehilangan generasi penerus,” ujar AKBP Agus Sulistianto.

Kapolres menjelaskan bahwa peredaran narkoba dan akses judi online kini tidak lagi terbatas di wilayah perkotaan, melainkan telah merambah hingga ke pelosok gampong dengan berbagai modus yang difasilitasi oleh telepon pintar. Oleh karena itu, ia meminta Keuchik Suak Indra Puri untuk mengaktifkan kembali fungsi kontrol sosial dengan melibatkan Tuha Peut, Imum Meunasah, tokoh masyarakat, serta Karang Taruna. Merespons arahan tersebut, Keuchik Suak Indra Puri, Drs. Sya’ban Lubis, menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh upaya pemberantasan penyakit masyarakat di wilayahnya.

“Kami berterima kasih atas perhatian Bapak Kapolres. Hal ini menjadi pengingat bagi kami di pemerintahan gampong untuk meningkatkan kewaspadaan. Kami akan segera menggelar musyawarah dengan pemuda dan tokoh agama guna menyosialisasikan bahaya narkoba dan judol di gampong kami,” tutur Drs. Sya’ban Lubis.

Sebagai langkah preventif edukatif, Kapolres menambahkan bahwa Polres Aceh Barat saat ini juga tengah menggencarkan sosialisasi ke institusi pendidikan melalui program “Saweu Sikula” dan memperkuat pendekatan masyarakat lewat kegiatan Shalat Subuh Keliling.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara jajaran Polres Aceh Barat dan Pemerintah Gampong Suak Indra Puri untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan kejahatan siber.

(Murni IB/Kabiro)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews