Awali Babak Nasional dengan Gemilang, Persada SBD FC Tekuk Harimau Indonesia FC 3-0; Tantangan Berat Melawan Persinga Ngawi Menanti

Diupdate pada 2 Juni, 2026 6:37

Tayang selasa, (02/06/2026).

Ngawi-Borneoindonesianews.com,–Persada Sumba Barat Daya FC (Persada SBD FC) membuat pernyataan tegas di pentas nasional. Mengawali perjuangannya di Babak Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026, wakil dari Nusa Tenggara Timur ini meraih kemenangan yang sangat meyakinkan dengan skor 3-0 atas Harimau Indonesia FC. Laga tersebut berlangsung di Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Minggu (31/5/2026), mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai.

Kemenangan telak ini menjadi bukti nyata bahwa Persada SBD FC bukan sekadar pelengkap turnamen. Sejak peluit awal dibunyikan, tim asuhan Adnan Mahing tampil sangat disiplin, penuh semangat, dan mampu mendominasi jalannya pertandingan. Dengan organisasi permainan yang rapi dan kerja sama tim yang solid, Persada SBD FC berhasil mengunci pergerakan lawan dan memastikan tiga gol tanpa balas bersarang di gawang Harimau Indonesia FC. Di bawah arahan pelatih kepala, para pemain mampu menjalankan instruksi dan strategi dengan sangat baik, membuat lawan kesulitan berkembang dan jarang mendapatkan peluang berbahaya sepanjang pertandingan berlangsung.

Kini, tantangan yang jauh lebih berat sudah menanti. Persada SBD FC dijadwalkan akan berhadapan dengan tim tuan rumah, Persinga Ngawi, pada 3 Juni 2026 mendatang. Laga ini diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tim asal Sumba Barat Daya tersebut.

 

Namun, satu hal yang menjadi sorotan dan memunculkan tanda tanya besar di kalangan pendukung adalah kebijakan pertandingan melawan tuan rumah tersebut akan digelar tanpa kehadiran penonton. “Namun yang menjadi bertanya-tanya, melawan tuan rumah bermain tanpa penonton di sini membuat pendukung Persada agak sedikit kecewa. Apakah ini pendukung Persinga Ngawi tidak bisa menonton atau hanya pendukung tim tamu saja?” begitu pertanyaan yang banyak terlontar dari para suporter setia Persada SBD FC.

Merespons keraguan tersebut, informasi yang dihimpun menyatakan bahwa kebijakan bermain tanpa penonton ini berlaku untuk semua pihak, tanpa terkecuali. Artinya, baik pendukung tim tamu maupun pendukung tuan rumah sama-sama tidak diperbolehkan masuk ke dalam stadion. Para suporter Persinga Ngawi pun tidak bisa hadir memadati Stadion Ketonggo untuk menyemangati tim kesayangan mereka. Jadi, rasa kecewa itu dirasakan oleh kedua belah pihak, bukan hanya dari kalangan pendukung Persada SBD FC saja.

 

Meskipun kehilangan dukungan langsung dari pendukungnya, kondisi ini justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Persada SBD FC. Hilangnya keuntungan tuan rumah akibat tidak adanya penonton membuat suasana laga menjadi lebih netral. Tekanan psikologis yang biasanya muncul saat bermain di kandang lawan berkurang drastis, memberikan ruang bagi para pemain untuk tampil lebih tenang dan fokus pada strategi permainan.

 

Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pelatih Adnan Mahing dan staf pelatih untuk menjaga konsistensi performa tim, sekaligus meracik skema terbaik agar dapat meraih hasil positif di laga krusial tersebut. Dengan membawa bekal kemenangan 3-0 di laga pembuka dan situasi netral tanpa penonton, Persada SBD FC kini melangkah dengan kepercayaan diri tinggi. Tim ini bertekad untuk terus berjuang dan berusaha mengharumkan nama provinsi Nusa Tenggara Timur di pentas nasional Liga 4 Piala Presiden 2026.

(Bram Lodu/Korwil Jatim).

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews