Diupdate pada 30 September, 2026 9:48
Tayang Rabu, (30/09/2026)
Meulaboh-Borneoindonesianews.com,-Bupati Aceh Barat diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Bukhari dan Kepala Disperindagkop dan UKM, Khairuzzadi menghadiri kegiatan monitoring progres pembangunan dan kesiapan operasional KDMP di wilayah kerja KPPN Meulaboh di kantor KPPN setempat pada Rabu (30/9/2026).
Khairuzzadi mengatakan, rapat monitoring progres pembangunan dan kesiapan operasional KDMP yang digelar oleh KPPN Meulaboh kali ini diikuti oleh Kabupaten Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya dan Kabupaten Simeulue.
“Pada kegiatan ini kita mengambil sikap bahwasanya kita akan turun kelapangan untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap program KDMP, sehingga nantinya kita bisa menyampaikan laporkan progresnya ke pemerintah pusat,” kata Khairuzzadi.
Untuk jadwal turun ke lapangan kata Khairuzzadi, nantinya akan dimulai pada tanggal Kamis 1 Oktober besok di Kabupaten Nagan Raya, kemudian di Kabupaten Aceh Barat lalu ke kabupaten lainnya secara bergiliran.
“Untuk di Kabupaten Aceh Barat progres pembangunannya ini dari 321 gampong yang ada dibangun sebanyak 87 KDMP kemudian 47 yang sudah siap dan 17 KDMP yang akan kita lakukan verifikasi dan validasi pada tahap awal ini,” katanya.
Dikatakan Khairuzzadi, meskipun anggaran operasional KDMP dari pemerintah pusat belum keluar, namun saat ini di Kabupaten Aceh Barat terdapat sejumlah KDMP yang sudah berjalan atau beroperasi secara mandiri.
“Kita harapkan, yang sudah beroperasional ini tetap terus berjalan secara mandiri dan tidak terhenti karena proses, tapi harus tetap bergerak walaupun prosesnya saat ini masih terus berjalan,” ujar Khairuzzadi.
Selain itu kata Khairuzzadi, dia berharap agar kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Daerah (Pemda), TNI dan juga KPPN tetap terjalin sehingga program strategis nasional ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan dari pemerintah.
(Murni IB/Kabiro)
Editor Utama : Robet T. Silun






