Diupdate pada 19 September, 2026 8:56
Tayang Sabtu, (19/09/2026)
Rokan Hulu–Borneoindonesianews.com,-Buruh di Afdeling 04 PT Arindo Trisejahtera 2 (ATS II) di Desa Sumberejo Sari, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, mengeluhkan tidak terpenuhinya hak pekerja. Perusahaan juga diduga bersikap anti terhadap serikat buruh.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang karyawan Afdeling 04 kepada awak media.
Adapun poin keluhan pekerja yakni:
1. Sejak berdirinya PT ATS II khususnya Afdeling 04, tidak tersedia air bersih.
2. Istri pemanen diduga dipekerjakan mengutip brondolan dan menggaruk piringan tanpa upah dan tidak tercatat sebagai karyawan.
3. Pemanen diminta melakukan pekerjaan memancang tanpa upah tambahan.
4. Setelah bergabung dengan Serikat KASBI, anggota pekerja sering mendapat intimidasi. Kesalahan kecil langsung diberi surat peringatan dan diminta membuat surat perjanjian.
“Yang sadisnya lagi, setelah gajian kami sempat minum jus buah bersama kawan-kawan sambil karaoke sampai jam 10 malam. Tiba-tiba satpam datang dan memfitnah kami membuat keributan, padahal kami tidak ribut. Di situ kami merasa diintimidasi secara semena-mena,” ungkap karyawan tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua FSBPI-KASBI Riau, Waonasokhi Giawa, meminta pimpinan PT ATS II khususnya Afdeling 04 segera memberikan tanggapan.
“Jika tidak ditanggapi, kami dari FSBPI-KASBI Provinsi Riau siap mengawal sampai ke ranah hukum sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT Arindo Trisejahtera 2 Afdeling 04 belum memberikan keterangan resmi.(G/EP)
Editor Utama : Robet T. Silun






