Dampak Dari Demo,Berimbas Kepada Ekonomi Jual Beli di Pasar Menurun

Diupdate pada 2 September, 2025 9:36

Tayang Selasa,(02/09/2025)

PALANGKA RAYA-Borneoindonesianews.com,-
Kegiatan ekonomi/jual beli di Pasar Tradisional Pahandut Indah di Jl Bangka Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah Senin,(01/09/2025) bertepatan dengan waktu adanya aksi demo Mahasiswa dan Masyarakat di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah,Kegiatan di Pasar Tradisional Pahandut Indah toko pisang yang, bernamaToko “Pisang Cinta” kepunyaan Pa JEPIRIANTO dan isterinya IKA SUSANI, yang bersangkutan mengeluh,hari ini sepi pembeli tidak seperti biasanya dan stok pisang jualan masih banyak dan kuatirkan apabila datang para pelanggan penjual dari luar kota maka akan bertambah stok pisang lagi, sedangkan kita tahu dalam berdagang pisang ini hanya dengan pola beli dan jual lagi kepada para peminat pisang yang datang berbelanja ke toko yang artinya beli dan jual lagi.
Kata yang bersangkutan semoga saja setelah aksi demo tersebut keadaan kembali kondusif maka para pembeli buah pisang akan berdatangan seperti biasa.

Sekalipun kita akui bahwa memang oleh dampak aksi demo juga berdampak pada ekonomi masyarakat kota Palangka Raya, pasar jadi agak sepi juga namun harga pisang tidaklah berpengaruh dan tetap seperti biasa sesuai dengan jenis pisangnya.

Pisang Talas, pisang kepok rata-rata seharga Rp. 10.000; per kg, dan pisang mahuli, pisang awa, pisang ambon dll rata-rata seharga Rp. 7.000; per kg. Ada juga keluhan petani pisang bahwa belum lama ini pisang petani sempat diserang pirus.

Ciri-cirinya daun pisang jadi layu dan isi buahnya rusak tidak dapat dikonsumsi dan itu juga menjadi faktor pemicu yang dapat merugikan para petani pisang katanya.

(Erinadi)

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews