Diupdate pada 8 Juli, 2026 1:49
Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com- Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti keluarga Irma Nurmalis setelah akhirnya dapat menempati rumah layak huni yang selama ini menjadi impian mereka. Setelah hampir delapan tahun tinggal di sebuah pondok sederhana di tengah area persawahan, keluarga tersebut kini memiliki hunian permanen yang aman, nyaman, dan lebih layak.
Rumah tersebut diresmikan dan diserahkan melalui program kolaborasi Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Padang Pariaman bersama para donatur Alumni PSKD 1 Jakarta. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus semangat gotong royong dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Prosesi penyerahan rumah berlangsung di Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/7/2026), dalam suasana penuh haru.
Selama bertahun-tahun, Irma bersama suami dan keempat anaknya hidup dalam keterbatasan di sebuah pondok sederhana yang berdiri di tengah persawahan. Kini, berkat dukungan berbagai pihak, keluarga tersebut akhirnya dapat menempati rumah yang lebih layak untuk dihuni.
Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, mengatakan program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan para donatur untuk membantu masyarakat prasejahtera memperoleh hunian yang layak.
Menurutnya, sebelum menerima bantuan, keluarga penerima manfaat belum memiliki tempat tinggal yang memadai. Melalui hibah tanah dan dukungan pembangunan dari Alumni PSKD 1 Jakarta, impian memiliki rumah akhirnya terwujud.
“Program rehabilitasi dan pembangunan rumah tidak layak huni ini merupakan bentuk kepedulian bersama. Saat ini terdapat 10 unit rumah dalam program ini. Lima unit telah selesai dibangun dan diserahkan kepada penerima manfaat, sedangkan lima unit lainnya masih dalam proses pembangunan,” ujar Nita.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak.
Sementara itu, penerima manfaat, Mairizal, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima keluarganya. Baginya, rumah baru tersebut bukan sekadar bangunan, tetapi juga menjadi simbol harapan dan awal kehidupan yang lebih baik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi harapan baru bagi masa depan keluarga kami,” ungkapnya.
Program rumah layak huni ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan para donatur mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial di Kabupaten Padang Pariaman.






