FIF Lesing Induk Lamandau Memperlambat Memberikan PPKB Sepeda Motor ibu Supiyati

Diupdate pada 17 September, 2024 2:30

Tayang Jum’at,(13/10/2024)
Lamandau-Borneoindonesianews.com,-
Lesing fif induk Lamandau telah menahan dan memperlambat menyerahakn PPKB sepeda motor honda merek BEAT an.Supiyati.
Sepeda motor BEAT ini di ambil melalui Deler Budiana motor di lesingkan lewat fif dengan uang muka 10 jt dengangan angsuran Rp.1.154.000 perbulan selama 1 tahun.
Dalam peroses pembayaran 1 tahun berjalan telah di lunasi 6 bulan saja,mengingat menjaga hubungan baik antara Deler,lesing dan nasabah tetap berjalan sesuai ketentuan.
Setelah pelunasan an.Supiyati yang tertera dalam STNK telah mengajukan pengambilan PPKB sepeda motor tersebut 1 bulan sebelum,di sepakati tanggal (10/09/2024) PPKB tersebut akan di terima oleh ibu Supiyati,melalui lesing fif cabang di jl batu batangui RT.04 Nanga Bulik.

Setelah sampai waktunya kesepakataan ibu Supiyati telah mendatangi kantor fif induk Lamandau,menemui ibu yang sedang duduk di ruang bagian PPKB,dengan alasan karyawan fif cabang di jl batu batangui RT.04 Nanga Bulik kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau provinsi kalimantan tengah, telah risen dan pihak lesing fif Lamandautelah meminta biaya titipan PPKB selama belum di ambil oleh pemilik an. STNK tersebut.
Sudah empat kali ibu Supiyati mendatangi kantor fif Lamandau untuk meminta PPKB sepeda motornya dengan alasan sedang proses pengiriman dari kantor cabang fif pangkalbun menuju Nanga Bulik,sampai dengan 3 hari belum ada PPKB sepada motor tersebut di terima oleh ibu Supiyati.

Kalau seperti ini kinerja para oknum pegawai Lesing fif Lamandau yang tidak menjaga nama baik Lesingnya maka nasabah akan plan-plan tidak berminat lagi.

An.pemilik di STNK sepeda motor honda merek BEAT warna hitam jika hari ini PPKB sepeda motor tersebut tidak di serahkan,maka ibu Supiyati akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan UU yang berlaku.
(Redaksi)

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews