Diupdate pada 18 April, 2025 6:47
Tayang Jum’at, (18/04/2025)
Kuala Pembuang-Borneoindonesianews.com,- Merasa jengah melihat kondisi akses jalan poros penghubung antar kecamatan rusak parah, layaknya bubur yang baru selesai dimasak, warga Desa Ringin Agung DT 2, Kecamatan Seruyan Tengah, meneriaki pemerintah daerah setempat untuk secepatnya melakukan upaya penanganan dan perbaikan.
Menurut salah seorang warga kecamatan Seruyan Tengah ( Serteng), Muhammad Ridwan, jalan poros yang digunakan itu merupakan salah satu-satunya akses jalannya perekonomian bagi warga di desa-desa di Kecamatan Seruyan Tengah maupun warga di kecamatan lain.
“Ini (kondisi) bukit harimau salah satu sebutan jalan sudah lama tak kunjung diperbaiki. Saya berharap pihak terkait dapat memperhatikan kondisi jalan yang menjadi keluhan warga,” kata Ridwan kepada media ini, Jum’at (18/4/2025).
Ridwan mengungkapkan, kalau terus dibiarkan tanpa ada upaya penanganan dan perbaikan, bukan tidak mungkin aktivitas hilir mudik warga antar desa dan kecamatan akan menjadi terganggu dan terhambat.
“Butuh waktu lama dari yang semestinya untuk sampai ketempat tujuan saat melintasi jalan poros ini. Sebab banyak kendaraan baik roda dua maupun empat harus berjibaku dengan kondisi jalanan licin dan penuh lumpur,” ungkapnya.
Ridwan berharap, ada upaya konkrit dan serius dari pemerintah baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah untuk membuka mata melihat kesulitan warga dalam melakukan aktivitas perekonomian.
“Gimana ekonomi masyarakat bisa tumbuh dan berkembang, sementara kondisi infrastruktur pendukungnya saja sangat memprihatinkan,” cetusnya.
(Par/Rij)
Editor Utama : Robet T. Silun






