Diupdate pada 19 September, 2026 8:51
Tayang Sabtu, (19/09/2026)
Bungo-Borneoindonesianews.com, -Jembatan Gantung yang menjadi akses utama bagi warga Dusun Sepunggur, Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo mengalami putus total akibat longsor, pada Senin malam (29/12/2025)lalu.
Kerusakan dipicu kala itu hujan deras sehingga jembatan gantung ambruk karena tebing tempat tiang utama jembatan kebawa longsor, dan tiang satu. satu nya sebagai penahan gantungan kawat seling terputus tidak dapat di lewati sehingga warga masyarakat terutama bagi anak. anak sekolah harus menggunakan rakit atau perahu.
Jembatan tersebut berkisar dengan panjang lebih kurang 170.m dan lebar 14.m dan jembatan ini adalah satu. satunya akses utama bagi masyarakat yang dilewati dalam beraktivitas, kesekolah dan membawa hasil kebun ke pasar.
Sementara pada 2.Januari 2026 lalu, Bupati Bungo H. Dedy Putra bersama rombongan turun kelokasi untuk memantau secara langsung kondisi jembatan tersebut, dan Bupati Bungo menyampaikan, bahwa ia berjanji akan memperbaiki jembatan tersebut mulai maret 2026 lewat Anggaran APBDAPBD Kabupaten Bungo, namun hingga pertengahan September 2026 terhitung sudah lebih kurang 4 bulan lamanya sejak janji bapak BUPATI BUNGO belum terlihat adanya tanda. tanda akan dimulai. Dan warga merasa belum mendapat perhatian nyat baik dari Dinas PUPR maupun Pemerintah Daerah.
Karena besar harapan masyarakat atas janji yang terucapkan, Jembatan ini adalah urat nadi ekonomi warga. Jika dibiarkan terlalu lama. Aktivitas warga sangat terganggu. Kita akan tangani lewat APBD agar cepat, tidak menunggu Dana Pusat,”ujar Bupati H. Dedy Putra.
Hingga kini warga masih berharap janji tersebut segera terwujud, agar warga tidak terus menerus menyeberangi sungai dengan cara yang sangat membahayakan keselamatan bagi warga setempat yang melintasi sungai terutana anak. anak yang mau kesekolah. Dan warga setempat juga berpesan, meminta berita ini untuk di publikasikan terkait jembatan yang di janjikan Bapak Bupati Bungo.pada 2.januari 2026(pungkasnya)
(Abdul Kahar)
Editor Utama : Robet T. Silun






