Kapolsek Kepenuhan Pulihkan Pecandu Narkoba Lewat Ruqyah Syar’iyyah dan Pembinaan

Diupdate pada 30 Juli, 2026 11:59

Tayang Kamis, (30/07/2026)

ROKAN HULU-Borneoindonesianews.com,-Kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba terus meningkat. Buktinya, seorang orang tua di Kecamatan Kepenuhan secara sukarela menyerahkan anaknya ke Polsek Kepenuhan Polres Rokan Hulu untuk mengikuti program rehabilitasi.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polsek Kepenuhan dalam menyelamatkan generasi bangsa. Program rehabilitasi yang dijalankan tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan mental, sosial, dan spiritual agar korban penyalahgunaan narkotika bisa kembali menjalani hidup yang sehat.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K.,/M.Si melalui Kapolsek Kepenuhan Iptu Jonnes, S.H. menyampaikan bahwa program pembinaan ini menggunakan pendekatan humanis.

“Melalui program pembinaan ini, kami berupaya memulihkan korban penyalahgunaan narkoba melalui penyuluhan, konseling, hingga metode pemulihan mental dan rohani dengan Ruqyah Syar’iyyah. Tujuannya agar mereka tidak langsung diproses hukum dan dipenjarakan,” ujar Iptu Jonnes, Rabu (29/7/2026) sore.

Dukungan masyarakat terhadap program ini juga terus mengalir. Pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 04.50 WIB hingga 07.00 WIB, Polsek Kepenuhan kembali menerima satu orang peserta program pembinaan bernama Erwandi F, 25 tahun, warga RT 002 RW 004 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

Pihak keluarga dan pengguna narkoba yang datang secara sukarela ke Polsek Kepenuhan untuk mengikuti program pembinaan dan pemulihan ini disambut baik oleh Kapolsek.

Bentuk pembinaan yang diberikan meliputi penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, dampak hukum, dampak kesehatan, serta pentingnya menghentikan penggunaan narkoba.

Selain itu, Polsek Kepenuhan juga memberikan terapi spiritual melalui Ruqyah Syar’iyyah. Tujuannya untuk membentengi diri, memperkuat mental, dan membersihkan hati agar tidak kembali terpengaruh narkoba.

Program ini dilengkapi dengan olahraga rutin, menjaga sholat 5 waktu, dan bimbingan keagamaan.

“Shalat dan olahraga adalah kombinasi yang sangat efektif untuk mencegah dan membantu memulihkan diri dari kecanduan narkoba. Kedua aktivitas ini membangun benteng pertahanan yang kuat, baik dari segi mental, spiritual, maupun fisik,” tegas Iptu Jonnes.

Sumber: Humas Polres Rokan Hulu/EP

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews