Kesigapan Tim Medis RSUD Padang Pariaman Selamatkan Pasien Perdarahan Hebat

Diupdate pada 26 Maret, 2026 4:37

Padang Pariaman-Borneoindoneianews.com,-Kesigapan tenaga medis RSUD Padang Pariaman kembali membuahkan hasil dalam upaya penyelamatan pasien. Seorang perempuan dengan kondisi perdarahan hebat berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan cepat dari tim medis, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi kritis setelah didiagnosis mengalami abortus inkomplit yang disertai perdarahan pervaginam hebat hingga menyebabkan syok hipovolemik. Kondisi tersebut memerlukan penanganan segera guna menyelamatkan nyawa pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Dr. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG(K), yang juga merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RSUD Padang Pariaman, langsung memberikan instruksi penanganan setelah menerima laporan dari dokter jaga.

Ia menjelaskan, langkah awal yang dilakukan adalah menangani syok hipovolemik dengan mengembalikan volume sirkulasi darah pasien serta menghentikan sumber perdarahan.
“Pasien segera ditangani dengan tindakan medis darurat untuk menstabilkan kondisinya. Setelah kondisi membaik, direncanakan tindakan kuretase untuk menghentikan perdarahan,” jelasnya.

Meski kondisi pasien mulai stabil, perdarahan masih berlangsung. Proses penanganan sempat terkendala karena pasien dan keluarga awalnya menolak tindakan lanjutan dan meminta pulang dengan alasan keterbatasan biaya serta kepesertaan BPJS yang tidak aktif.

Tim medis kemudian memberikan edukasi dan penjelasan bahwa RSUD Padang Pariaman tidak menerapkan pembayaran di awal pelayanan, serta selalu mengutamakan keselamatan pasien.

Pihak rumah sakit juga memastikan persoalan administrasi akan dibantu dan dicarikan solusi oleh pemerintah daerah, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik tanpa memandang kondisi ekonomi. Keselamatan pasien adalah prioritas utama,” tambahnya.

Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, pasien dan keluarga akhirnya bersedia melanjutkan penanganan medis. Berkat kerja cepat tim IGD dan tim kamar operasi, nyawa pasien berhasil diselamatkan.

Saat ini, kondisi pasien dilaporkan stabil dan masih dalam pemantauan intensif tim medis.

Dr. Engga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas atas dedikasi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan.
“Terima kasih kepada tim IGD dan kamar operasi RSUD Padang Pariaman yang telah bekerja cepat dan profesional sehingga nyawa pasien dapat diselamatkan,” tutupnya.

(Meihizra/Wapemred)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews