Klarifikasi dan Permintaan Maaf Kades Sepuk Laut Terkait Dugaan Pernyataan yang Menyudutkan Media

Diupdate pada 21 Juni, 2025 1:34

Tayang Sabtu, (21/06/2025)

Kubu Raya-Borneoindonesianews.com,-Menanggapi pemberitaan yang viral di sejumlah media masa dengan judul “Diduga Tuding Media Picu Keributan”, Kepala Desa Sepok Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Ali, akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Ali usai mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari organisasi profesi wartawan, atas dugaan pernyataannya yang menyudutkan media dalam pesan WhatsApp kepada pihak Humas PT Punggur Alam Lestari (PT PAL).

“Saya kata Muhammad Ali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan pers apabila pernyataan saya melalui pesan pribadi kepada Humas PT PAL beberapa waktu lalu menimbulkan kesalahpahaman dan dianggap menyudutkan kerja-kerja jurnalis. Tidak ada niat saya untuk mendiskreditkan media,” ujar nya

Muhammad Ali dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (20/6/2025).
Lebih lanjut, Muhammad Ali menyatakan bahwa dirinya sangat menghormati peran dan fungsi media sebagai pilar ke empat demokrasi dan sebagai penyampai informasi yang akurat kepada publik.

“Saya mendukung penuh kerja jurnalistik yang profesional, independen, dan berimbang. Media adalah mitra strategis pemerintah desa dalam menyampaikan informasi dan membangun transparansi,” tambahnya.

Sebelumnya, pernyataan Muhammad Ali menjadi sorotan menjadi trending topik di berbagai media karena pesan singkatnya kepada Humas PT PAL telah menyebar luas dan diduga menyebut pemberitaan di salah satu media online sebagai pemicu keributan di tengah masyarakat.

Hal ini memicu reaksi dari sejumlah organisasi wartawan, termasuk DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kubu Raya, yang mendesak klarifikasi dan permintaan maaf terbuka dari sang kades.

Seketaris DPC PWRI Kabupaten Kubu Raya, Rudi Halik , menyambut baik sikap terbuka Muhammad Ali yang telah mengakui kekeliruan dan meminta maaf kepada rekan-rekan jurnalis .

“Ini kata Rudi Halik , langkah yang baik dan patut diapresiasi. semoga menjadi pelajaran berharga bahwa komunikasi publik harus menjadi acuan apalagi oleh pejabat desa, harus tetap mengedepankan etika dan menghormati profesi wartawan,” ujar Rudi .

Rudi juga berharap kepada seluruh pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan insan pers demi menjaga iklim demokrasi yang sehat di daerah.”Pungkasnya.

Editor Utama :Robet T. Silun
Korwil Kalbar: Rudi Dewa

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews