Krueng Tujoh Disorot, Muncul Desakan Audit Lingkungan Menyeluruh

Diupdate pada 12 Agustus, 2026 7:03

Tayang Rabu, (12/08/2026)

MEULABOH-Borneoindonesianews.com-Kondisi Sungai Krueng Tujoh kembali menjadi perhatian publik. Masyarakat dan sejumlah pihak mendesak pemerintah melakukan investigasi ulang guna memastikan kualitas lingkungan sungai yang menjadi sumber kehidupan warga.

Ustadz Syamsul Kamal menyatakan, persoalan Krueng Tujoh tidak cukup disimpulkan dari satu kali uji sampel. Menurutnya, perubahan kondisi sungai yang dirasakan masyarakat perlu dikaji lebih mendalam secara ilmiah.

Sebelumnya, pada 2021, DLHK Aceh Barat menyebut kualitas air masih di bawah baku mutu, meski parameter COD sedikit melebihi standar. Namun, warga terus mengeluhkan berkurangnya ikan, perubahan kualitas air, hingga sawah yang tidak lagi produktif.

Desakan kembali menguat pada Juli 2026, saat masyarakat meminta pemerintah melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi sungai.

Syamsul mendorong dilakukannya audit ekologis yang mencakup pemeriksaan air, sedimen, biota sungai, serta aktivitas di sepanjang daerah aliran sungai. Hasilnya diharapkan terbuka untuk publik.

Ia menegaskan, langkah ini penting agar persoalan tidak berlarut dan tidak menimbulkan konflik, sekaligus memastikan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Yang kita cari bukan siapa yang salah, tetapi apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

(Murni IB/Kabiro)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews