Lapas Pasir Pangaraian Tanam 850 Bibit Terong Ungu, Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Diupdate pada 9 September, 2026 10:58

Tayang Rabu, (09/09/2026)

Rokan Hulu-Borneoindonesianews.com-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangaraian kembali memperkuat program pembinaan kemandirian. Selasa (8/9/2026), Lapas menanam 850 batang bibit terong ungu di lahan tidur yang disulap menjadi lahan ketahanan pangan.

Kegiatan penanaman perdana dipimpin langsung Kepala Lapas Efendi Parlindungan Purba. Turut hadir pejabat struktural, petugas lapas, peserta magang nasional, dan warga binaan.

Sulap Lahan Idle Jadi Produktif*

Seluruh perawatan tanaman ke depan akan dikelola langsung oleh warga binaan dengan pendampingan petugas.

Langkah ini merupakan bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya poin kemandirian pangan melalui program pertanian di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan idle.

Bekal Keterampilan untuk Warga Binaan*

Kalapas Efendi Parlindungan Purba menyampaikan optimismenya terhadap keberlanjutan program agrobisnis di Lapas.

“Hari ini kami bersama jajaran dan warga binaan menanam 850 batang bibit terong ungu. Sebelumnya Lapas Pasir Pangaraian sudah pernah sukses membudidayakan terong ungu. Kami berharap panen kali ini melimpah,” ujar Efendi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini bukan hanya soal pemanfaatan lahan.

“Ini sarana pembinaan kemandirian agar warga binaan punya keterampilan nyata sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” katanya.

Wujudkan Kemandirian Pangan

Dengan mengolah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif, Lapas Pasir Pangaraian tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan internal.

Program ini juga memberikan keterampilan kerja atau _lifeskill_ bagi warga binaan agar siap mandiri setelah bebas.(Humas)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews