Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Heriyus Ajak Warga Hayati Makna Manugal

Diupdate pada 12 Oktober, 2026 8:29

Tayang Senin, (12/10/2026)

PURUK CAHU-Borneoindonesianews.com,- Bupati Murung Raya Heriyus memimpin langsung tradisi Manugal atau Nukan, menanam padi lokal bersama warga di Kecamatan Tanah Siang, Sabtu (10/10/2026).

Didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sri Karyawati, kegiatan ini mengusung tema “Dayak Ije Simpei” sebagai simbol kasih sayang, persatuan dan gotong royong masyarakat Dayak dalam menjaga warisan leluhur dan prinsip hidup Handap Bapakat.

“Manugal bukan sekadar kegiatan menanam padi. Di balik itu ada pesan kebersamaan, kerendahan hati, dan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Semoga tradisi ini terus hidup di hati kita semua, membawa berkah panen yang melimpah, dan mempererat kebersamaan warga di bumi Tana Malai Tolung Lingu tercinta,” ujar Bupati Heriyus.

Menurutnya, kearifan lokal adalah identitas tak ternilai yang harus dijaga bersama. Semangat Dayak Ije Simpei menjadi pengingat bahwa dalam kebersamaan kita kuat, dan tradisi ini diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Murung Raya.

Turut hadir Anggota DPRD Murung Raya Nisha Anggraeni dan mantan Kadis Kominfo SP Murung Raya Agus Sumadi yang ikut mendukung pelestarian tradisi dan pertanian lokal sebagai tanggung jawab bersama.

(Helmi)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews