Diupdate pada 28 Maret, 2026 4:42
Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com,-Semarak budaya berpadu dengan sportivitas dalam pembukaan Pacu Kudo 2026 yang digelar di Duku Banyak, Balah Aia, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Sabtu (28/3/2026). Puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah memadati arena pacuan, menciptakan lautan manusia yang antusias menyaksikan tradisi kebanggaan Minangkabau tersebut.
Event tahunan ini resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang hadir bersama Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, serta unsur Forkopimda, kepala daerah, pimpinan instansi, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan perhelatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, donatur, sponsor, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga Pacu Kudo 2026 dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan para donatur merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah, sekaligus menjadi dorongan bagi kemajuan olahraga dan sektor pariwisata di Padang Pariaman.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pacu Kudo bukan sekadar ajang olahraga, melainkan warisan budaya yang sarat nilai historis dan sosial.
“Pacu Kudo memiliki peran strategis dalam mempererat silaturahmi, menumbuhkan kebersamaan, serta memperkuat identitas budaya daerah. Ini juga menjadi wadah pembinaan atlet dan joki untuk berprestasi ke tingkat lebih tinggi,” tambahnya.
Selain sebagai ajang budaya dan olahraga, event ini juga berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung turut menggerakkan sektor UMKM, perdagangan lokal, serta meningkatkan kunjungan wisata di daerah.
Sementara itu, Gubernur Mahyeldi Ansharullah turut mengapresiasi penyelenggaraan Pacu Kudo 2026 yang berlangsung meriah dan tertib.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Pacu Kudo yang berjalan dengan baik dan penuh semangat. Selamat datang kepada para perantau, dan selamat menikmati event kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini,” ungkapnya.
Kemeriahan hari pertama semakin terasa dengan kehadiran aktor Jefri Nichol yang turut menyaksikan langsung jalannya perlombaan. Kehadirannya disambut histeria penonton, menambah semarak suasana di arena.
Pada tahun ini, Pacu Kudo diikuti sekitar 80 ekor kuda yang berlaga dalam 28 race serta dua kelas ekshibisi. Arena Pacu Kudo Duku Banyak sendiri dikenal sebagai salah satu lintasan pacuan terbaik di Sumatera Barat yang telah memenuhi standar nasional.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Pacu Kudo 2026 tidak hanya menjadi tontonan hiburan rakyat, tetapi juga simbol kuat pelestarian budaya Minangkabau sekaligus penggerak ekonomi daerah.
Kemeriahan yang tercipta menjadi bukti bahwa tradisi tetap hidup, tumbuh, dan dicintai—menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap warisan budaya leluhur.
(Meihizra/Wapemred).






