Diupdate pada 3 November, 2026 8:28
Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com,-Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mematangkan rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna memperkuat kemandirian fiskal. Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis (JKA), memimpin langsung kunjungan asistensi ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Didampingi sejumlah kepala dinas, bagian hukum, serta Pusat Studi Administrasi dan Kebijakan Negara (PSAKN) Universitas Andalas, rombongan diterima langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, dan Direktur BUMD, BLUD, dan BMD, Yudia Ramli.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas aspek regulasi, tata kelola, bentuk usaha, hingga strategi optimalisasi pendapatan daerah di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Bupati JKA menegaskan, pembentukan BUMD harus berlandaskan kajian matang agar benar-benar produktif dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan sekadar menambah lembaga baru yang membebani keuangan daerah.
“Jangan sampai kita membentuk badan usaha hanya sekadar simbol, tetapi tidak mampu berkembang dan justru menjadi beban bagi pemerintah daerah,” tegas Bupati JKA.
Melalui sinergi bersama Kemendagri dan akademisi Universitas Andalas, Pemkab Padang Pariaman berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan transparan, profesional, dan sesuai regulasi demi menghadirkan sumber pendapatan baru yang sehat tanpa membebani masyarakat.
(Meihizra)






