Diupdate pada 21 September, 2026 7:56
Tayang Senin, (21/09/2026)
Rokan Hulu – Borneoindonesianews.com,-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Senin (21/9/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama kedua lembaga. Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu.
Kerja sama diarahkan untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan kerohanian bagi warga binaan yang menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, mengatakan kerja sama dengan Kemenag menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan, khususnya dari sisi keagamaan.
Menurutnya, pembinaan di lapas tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pemberian bekal moral dan spiritual kepada warga binaan.
“Silaturahmi ini kami lakukan untuk mempererat hubungan antar lembaga sekaligus membangun kerja sama dalam bidang kerohanian bagi warga binaan yang ada di Lapas,” kata Efendi.
Ia berharap kerja sama dapat berjalan berkelanjutan sehingga program pembinaan keagamaan di Lapas dapat dilaksanakan lebih terarah.
“Harapan kami, dengan adanya MoU ini sinergitas antara Lapas dan Kemenag semakin kuat. Tentunya kami ingin memberikan pembinaan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Efendi menilai dukungan berbagai pihak diperlukan dalam proses pembinaan. Keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari pelaksanaan masa pidana, tetapi juga kesiapan warga binaan kembali menjalani kehidupan sosial setelah bebas.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu, H Zulkifli, menyambut baik MoU tersebut.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Mudah-mudahan ke depan sinergitas antara Kemenag dan Lapas dapat semakin baik,” kata Zulkifli.
Ia berharap kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi diwujudkan melalui berbagai program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
(Humas lapas)
Editor Utama : Robet T. Silun






