Diupdate pada 13 Maret, 2026 7:56
Tayang Jum’at, (13/03/2026)
Kubu Raya -Borneoindonesianews.com,-Dunia pendidikan di Kalbar kembali berduka dikarenakan adanya indikasi kekerasan terhadap salah satu santri ini sial Irfan Zaki Azizi asal dari Kayong Utara
Irfan Zaki Azizi merupakan santri menempuh pendidikan di pesantren Labbaik Indonesia Kabupaten Kubu Raya
Berdasarkan penelusuran awak media orang tua beliau Ahmad Edi Santoso ,Ibu nya Nur Hasanah mengaku :
di hubungi Olwh pihak pesantren bahwa anak nya mengalami elergi obat para setamol dan di rujuk ke rumah sakit
Namun disaat melihat kondisi anak saya , kaget karena melihat kondisi fisik Azizi sangat memperihatinkan dan sama sekali tidak menunjukan ada gejala elergi obat yang di konsumsi pada umum nya
Karena kondisi Azizi mengalami bengkak ,memar ,lebam ini artinya bukanlah elergi ,tetapi ada indikasi di aniayah dan bagian mata dan wajah mengalami pembengkakan ,
Untuk saat ini Irfan Zaki Azizi telah kami rujuk di ruang (ICU) di rumah sakit Santo Antonius agar mendapatkan perawatan secara intensif
Melihat peristiwa tersebut Seketaris DPC PWRI Kubu Raya Persatuan Wartawan Republik Indonesia Rudi Halik berharap :
Indikasi kasus penganiayaan terhadap anak di pondok pesantren harus benar benar di tangani dengan serius agar korban mendapat kan keadilan serta perlindungan hukum
Tentu dalam hal ini pihak pihak terkait pimpinan pondok pesantren harus bertanggung jawab jika di temukan kelalaian dalam pengawasan kepada santri yang mengikuti pendidikan
Dan para pelaku kekerasan mendapatkan hukuman yang sesuai Undang Undang Perlindungan anak agar kedepan tidak ada lagi kekerasan terhadap anak
Dari peristiwa ini tentunya di harapkan pihak keluarga atau orang tua korban segera mengambil langkah hukum melapor kepada pihak yang berwajib untuk mendapatkan perlindungan serta keadilan berdasarkan undang undang Jelas nya .
Pewarta Kabiro :Ibra
Editor Utama :Robet T Silun






