Diupdate pada 2 Juli, 2026 6:55
Tayang Rabu, (02/06/2026)
Pekanbaru-Borneoindonesianews.com- Polda Riau menggelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/7/2026) pagi. Upacara yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mempererat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Riau.
Wakapolda Riau Brigadir Jenderal Polisi Hengki Haryadi bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan amanat penting mengenai arah kebijakan kepolisian di masa depan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Polri ke depan akan semakin profesional dan semakin dekat dengan masyarakat dengan mengedepankan konsep komunitas polisi.
“Polri ke depan harus semakin profesional dan semakin dekat dengan masyarakat dengan mengedepankan community policing. Pada dasarnya polisi tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus bekerja sama dengan masyarakat. Karena itu, kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Brigjen Pol. Hengki Haryadi.
Brigjen Pol Hengki Haryadi juga menyoroti karakteristik khusus wilayah Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan negara lain, sehingga rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan transnasional terorganisir atau transnational organized crime. Ia menyebutkan beberapa ancaman serius seperti peredaran narkoba, perdagangan orang atau trafficking in persons, serta tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memerangi kejahatan tersebut, khususnya narkoba yang telah menjadi musuh bersama di seluruh wilayah hukum Polda Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Riau juga mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Polda Riau. Ia menyatakan bahwa dari 36 jajaran Polda di seluruh Indonesia, sebanyak 10 di antaranya menerima penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Republik Indonesia, dan Polda Riau termasuk salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut. Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas pengabdian yang telah dilaksanakan oleh Polda Riau selama ini, yang tentu saja tidak lepas dari bantuan dan kerja sama erat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi dan pengabdian Polda Riau dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini dari 36 Polda di Indonesia, hanya 10 yang menerima Penghargaan Nugraha Sakanti, dan salah satunya adalah Polda Riau. Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah dilaksanakan Polda Riau. Tentu capaian ini tidak terlepas dari dukungan, bantuan, serta kerja sama seluruh masyarakat Riau,” pungkasnya.( Humas Polda Riau/ Ronggur
G Kabiro Kotamadya Pekanbaru)
Editor Utama : Robet T.Silun.






