Diupdate pada 22 Oktober, 2026 5:56
Tayang Kamis, (22/10/2026)
Pekanbaru-Borneoindonesianews.com- – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau bersama tim gabungan menggerebek kawasan rawan peredaran narkotika di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru. Dalam operasi yang berlangsung Rabu (21/10/2026) siang, aparat menghancurkan sebuah gubuk transaksi sabu dan menangkap dua pria. Penindakan ini menjadi langkah tegas aparat penegak hukum untuk membersihkan kawasan padat penduduk tersebut dari aktivitas gelap peredaran obat terlarang.
Penghancuran Gubuk dan Penangkapan Pengguna
Operasi ini dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Bagus Faria. Razia melibatkan personel lintas instansi, mulai dari BNNP Riau, TNI, Polresta Pekanbaru, hingga Satpol PP. Tim gabungan langsung menyisir sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi peredaran, yakni Gang Assalam, Gang Abadi, dan Gang Ubudiyah.
Saat memeriksa area Gang Assalam, petugas mendapati bangunan kayu yang dikenal masyarakat setempat sebagai kereng. Tempat yang diyakini sering menjadi lokasi transaksi serta konsumsi barang haram itu langsung dirobohkan oleh aparat.
Langkah penegak hukum berlanjut ke Gang Ubudiyah dan membuahkan hasil penangkapan. Petugas mendapati dua pria di dalam sebuah rumah yang diduga baru saja mengonsumsi sabu.
“Pada hari ini tim gabungan Polda Riau bersama TNI, BNN, dan Polresta Pekanbaru melaksanakan razia di tempat yang sudah dikenal sebagai sarang narkoba, yakni di seputaran Pangeran Hidayat,” urai Kompol Bagus Faria mewakili Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira.
Penyitaan Barang Bukti dan Asesmen Lanjutan
Selain mengamankan dua pria tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penggerebekan. Temuan aparat di lapangan meliputi plastik klip, alat isap sabu atau bong, senjata tajam, serta satu paket berisi sisa sabu bekas pakai.
Berdasarkan hasil tes urine di tempat, kedua pria yang ditangkap terbukti positif metamfetamina. Saat ini, penyidik masih menelusuri jaringan dan asal-usul narkotika yang mereka peroleh untuk dikonsumsi.
“Setelah ini kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui dari mana mereka mendapatkan narkoba. Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. (Humas Polda Riau/Ronggur.G)
Editor Utama : Robet T.Silun.






