Ruas Jalan Kembayan-Balai Sebut Rusak Parah, Perekonomian Masyarakat Lumpuh Total

Diupdate pada 23 April, 2025 6:51

Tayang Rabu, (23/04/2025)

Sanggau Kalbar-Borneoindonesianews.com,-
Ruas Jalan Provinsi Kalimantan Barat yang menjadi Penghubung dari Kecamatan Kembayan menuju Kecamatan Jangkang saat ini Rusak Parah sehingga aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Lumpuh Total dan berdampak pada pertumbuhan perekonomian Masyarakat.

Masyarakat sangat mengeluh atas kerusakan jalan tersebut yang sudah beberapa bulan ini hancur dan susah dilewati kendaraan, terutama kendaraan Roda Empat.

Petrus Budiyanto salah satu Tokoh Masyarakat Kecamatan Jangkang saat di Konfirmasi Wartawan Media ini Rabu Tanggal 23/04/2025 Mengatakan Jalan tersebut sudah beberapa bulan ini Rusak Parah ditambah lagi saat ini cuaca yang tidak mendukung, sehingga jalan tersebut susah untuk dilewati kendaraan.

“Ini merupakan Akses utama masyarakat untuk perekonomian, sehingga kalau jalan ini Rusak parah, masyarakat sangat susah dalam hal belanja barang maupun menjual hasil dari komoditas masyarakat salah satunya ialah Sawit, Karet, lada dan lain sebagainya dan berimbas pada harga barang melonjak naik” ungkapnya.

Ia Menambahkan bahwa ada 9 titik jalan yang rusak parah, mulai dari Dusun Majel, Kecamatan Bonti sampai ke Desa Jangkang Benua, Kecamatan Jangkang

“Bulan Februari sudah pernah kita perbaiki menggunakan Dana Swadaya Masyarakat, Namun karena Cuaca saat ini yang tidak baik-baik saja sehingga kondisi Jalan semakin parah lagi dan berdampak pada Aktivitas maupun Mobilitas Masyarakat sangat Terganggu” imbuhnya.

Budiyanto berharap kepada Pemerintah kabupaten Sanggau, untuk segera mengajukan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk segera melakukan Perbaikan Ruas jalan yang Rusak tersebut agar segera bisa di lewati Para Pengguna Jalan.

“Kami sangat berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk segera mengajukan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk segera melakukan Perbaikan dan Penanganan akses jalan yang selama ini digunakan masyarakat, sebab ini merupakan akses utama yang digunakan masyarakat untuk Mobilitas dan Pertumbuhan Perekonomian” Katanya.

(Marteno/Kabiro Sanggau)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews